Cari Blog Ini

Jumat, 10 Februari 2017

Gowes Gemes Explore Ambarawa

Dalam rangka (1) bernostalgia gowes asik di kota Palagan 4 tahun lalu -- cek link ini plus (2) memenuhi undangan dolan dari om Dimas Jack, Komselis mengadakan gowes jelajah Ambarawa lagi, pada hari Minggu 5 Februari 2017.

Kita berkumpul di Taman Pandanaran pukul 05.30. Loading sepeda ke 2 buah mobil pickup plus 1 buah truck tentu butuh waktu. Kita berangkat menuju Ambarawa sekitar pukul 06.30. Alhamdulillah, lumayan lebih gasik satu jam ketimbang 4 tahun lalu. :D Selain mobil pickup dan truck, ada beberapa mobil yang bisa dipakai untuk mengangkut pesepeda dengan nyaman. :D Aku dan Ranz ngikut mobil Tayux dan istri; Tami, Dwi, Avitt, dan Windi (pengganti Hesti yang sedang ke Bandung) ngikut mobilnya om Budenk. Selain mereka yang berangkat bareng dari Taman Pandanaran, ada juga yang langsung berangkat sendiri-sendiri menuju Ambarawa, misal, Adhie Wicaksono, Agung Tridja, Iqbal, dll.

Ada kehadiran dua orang perempuan yang baru kali ini bergabung, Nte Lely dan Nte Ika. Meski rumah mereka di kawasan atas, mereka mau lho ikut turun berkumpul di Taman Pandanaran. :) Mereka naik mobil sendiri, dengan dua seli juga nangkring di dalam mobil sendiri. Usai makan siang, mereka berdua langsung pulang ke Semarang, dimana Ranz nebeng sampai Bawen. Karena ada acara keluarga, Ranz harus segera pulan ke Solo.

Selain itu, masih ada beberapa yang memilih mengayuh pedal sepedanya mulai dari Semarang, misal Om Aris Hien, Om Ariyanto Bjo, dll. Ada beberapa kawan sepeda lain yang katanya mau bergabung, namun ternyata sesampai Ambarawa, mereka 'tersesat'. LOL.

Di Ambarawa kita berkumpul di kantor kecamatan yang terletak tak jauh dari kediaman Dimas Jack.

Kita mulai gowes sekitar pukul 08.00. Beberapa lokasi yang kita lewati adalah Eling Bening (tanjakannya ngagetin ih LOL), stasiun Tuntang, Benteng Willem, dan yang terakhir adalah Museum Kereta Api, yang kita kunjungi dengan kondisi sepeda sudah kita loading ke mobil. :)

Dalam event gowes kali ini, kita bertaburan tukang foto, sehingga buanyaaaak foto yang bertebaran di sosial media setelah itu. Selain Ranz, (andalanku dan cewe2 pelor), ada Om Budenk, Adun, Tayux, Dimas Jack, dan seorang fotografer koplak (lupa namanya). kekekekeke ...

Ada dua hal istimewa dalam event ini


  1. kehadiran Adun yang pertama kali bergabung dalam event yang diselenggarakan Komselis. Hingga di event ini, ada reuni antara Adun, Om Tunggal (yang juga sudah cukup lama absen dari event yang diselenggarakan Komselis) dan Om Budenk
  2. Kehadiran Om Pandu Sepang yang sekarang menjabat sebagai Ketua IDFB :) ada juga satu tamu 'nekad' datang dari Bandung, Om Teuku Suwandhi :D


Acara diakhiri dengan makan siang yang lezat dan nikmat, yang disediakan oleh keluarga Dimas Jack, plus bagi-bagi door prize.

Foto-foto juga bisa dilihat di postingan sebelum ini yaaa?


Nte Lely dan Nte Ika

Om AW

kanan: Om Hien yang gowes pp

Om Yuniar (kiri, admin instagram Komselis)

ki-ka: Tayux, om Pandu, Iqbal

Pandhu Wib, di belakangnya ada Windi

aku 'pose' waktu Om Budenk lewat dan memotret, eh, Ranz malah balik motret yang motret LOL

Iqbal, yang 4 tahun lalu mengajak yayangnya

hellooo ... ya ... ya .. nanti aku pulang cepet kok

Dimas Jack motret, Tedjohn ikutan mengintai lol


kalo cewe2 pelor narsis, itu sudah bawaan orok LOL

pasutri yang kompak (bajunya)

pasukan berani tawur di benteng Willem LOL

ki-ka: Kalis (yang juga khusus datang dari Jakarta), T Suwandhi (Bandung), Pandu Sepang

Tayux dan Da yang juga tampil kompak

pelor girls yang sudah teruji difoto di depan orang banyak LOL (ga punya kemaluan pokoknya)

super iseng LOL

beriringan, Dany dan tamu dari Bandung :D

si bontot yang juga gowes pp bareng om Hien

hello Taaaaami

Windi diiringi om ganteng Aris Hien :D

kali ini fotonya Ranz buanyaaaak LOL

leh, om ganteng muncul lagiiii LOL




biyayakan, pethakilan LOL



Om AB ga mau kalah pethakilan nih LOL

Explore Ambarawa bersama Komselis

Tanggal 5 Februari 2017

Foto-foto dulu yaaa :D




























Kamis, 09 Februari 2017

Segowangi 36

Entah gegara 'kesambet' apa (lol), aku menyetujui keinginan beberapa kawan pesepeda untuk melaksanakan segowangi di 'atas', kawasan Tembalang dan sekitarnya, maksudnya. Mungkin karena (1) menginginkan suasana baru (2) bersilaturrahmi dengan kawan-kawan yang domisilinya di kawasan atas secara langsung, ga cuma lewat sosmed doang :) (3) ngajakin anak-anak pelor nanjak Gombel menjelang maghrib. kekekekeke ... Meski untuk ini, Tami dan Dwi terpaksa mbolos dari pekerjaan mereka. :D


Sempat dag dig dug deer gegara siang itu cuaca mendung. Jika hujan, tentu kita bakal sangat enggan menapaki tanjakan menuju Tembalang. Jika kita tidak datang, kasihan Om AB a.k.a Ariyanto Bjo, yang ketiban sampur jadi tuan rumah. :D

Jam setengah empat sore cuaca masih membuat kita galau. LOL. Namun pukul setengah lima sore kita berlima -- aku, Ranz, Dwi, Avitt, dan Tami -- telah berkumpul di seberang lapangan Kalisari. Dari sana, kita mulai nanjak ke arah Gajahmungkur. Pitsop pertama telah dipilih oleh Avitt dan Dwi : minimarket di ujung jalan sebelum masuk ke arah Jl. Rinjani. Hihihi ... gowes juga baru satu kilometer, jangan-jangan :D

Owh ya ... kita berempat naik seli, hanya Ranz yang naik roadbike, Larung. Hesti sedang berada di kawasan Banyumanik maka dia ga perlu repot-repot nanjak Gombel sore itu.


Syukurlah perjalanan lancar. Kita sempat berhenti mengumpulkan tenaga yang tercecer (lol) di bawah Gombel. Di tengah tanjakan Gombel, kita sempat berhenti lagi sekali. Disitu, Boy a.k.a Ilham dari batas kota menunggu kita. Tak lama kemudian, ketika kita memutuskan untuk melanjutkan gowes, muncullah Uak. Yeayyy ... The more the merrier ...

Jelang maghrib kita sampai di Bjos Pit, bengkel sepeda milik Om AB.

Dan ... ternyata memang benar. Dengan memindahkan lokasi segowangi, kita melihat sekian puluh wajah 'baru', sebagian (sebelumnya) hanya kita kenal lewat sosmed, yang lain, benar-benar kita belum kenal. lol. Om Aris Hien yang sudah lama absen segowangi pun nongol. hihihi ...






Om AB meminta Om Kundarto menjadi road captain. Untuk rute, dari Bjos Pit kita ke arah jalan raya, sesampai patung Pangeran Diponegoro (yang naik kuda lol) kita belok kiri, ke arah Banyumanik. Setelah melewati Sukun, kita belok kiri. Selanjutnya, aku tidak hafal rutenya. lol. Namun, on the way, kita sempat mampir di Taman Tirto Agung, buat foto-foto.

Kita mulai gowes pukul 19.45. Kita kembali ke tikum sekitar pukul 21.00. Setelah ngobrol-ngobrol dan makan malam bareng, aku dkk turun sekitar pukul 22.00.

Suwun semua yang telah hadir. Sampai ketemu di segowangi bulan Februari 2017.

BT 13.44 09 Feb 2017