Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label gowes malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gowes malam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 April 2017

NIGHT RIDE EARTH HOUR 2017

NIGHT RIDE EARTH HOUR 2017

Jika tahun lalu B2W Semarang mengadakan gowes malam untuk ikut menyambut EARTH HOUR sendiri, dengan mengundang para pecinta gowes malam, kali ini, kita digandeng oleh komunitas EARTH HOUR untuk berkolaborasi.

Hari Sabtu tanggal 25 Maret 2017 kita berkumpul di depan Balaikota Jl. Pemuda pukul 18.30. Seperti biasa, jika kita mengadakan gowes malam di hari Sabtu – bukan hari Jumat saat segowangi – kita akan mendapati wajah-wajah yang tak biasa kita lihat. J

Pukul 19.00 kita telah berfoto bersama – untuk dokumentasi – kemudian meninggalkan lokasi kumpul pukul 19.10. Rute yang kita tempuh selepas meninggalkan balaikota, kita menuju Tugumuda lanjut ke arah RSUP Dr. Kariadi. Di pertigaan, kita belok ke arah Jl. S. Parman. Untuk menghindari tanjakan yang cukup curam, kita kemudian memilh belok ke arah Jl. Rinjani, tembus ke Jl. S. Parman lagi, lurus sampai traffic light AKPOL. Disini kita belok kiri. Tujuan kita adalah hotel Grand Candi karena acara utama akan diselenggarakan di halaman belakang hotel.

Oleh kawan-kawan dari komunitas EH, kita diharapkan sampai di lokasi paling lambat pukul 20.00. syukurlah, pukul 19.45 kita telah sampai di lokasi.

Hotel Grand Candi menyiapkan ruang terbuka dekat dengan kolam renang di bagian belakang hotel. Ada sekitar 50 pesepeda, bergabung dangan beberapa komunitas lain. Sesampai disana, manager hotel sendiri yang menyambut kedatangan kita. Kita pun bisa langsung menikmati hidangan yang disediakan oleh hotel/panitia : jagung rebus, singkong rebus, kacang rebus, dan beberapa jenis gorengan.

Acara utama dibuka sekitar pukul 20.10 dengan beberapa sambutan. Setelah itu, ada hiburan dari beberapa komunitas. Lampu dipadamkan tepat pukul 20.30. satu acara yang ditunggu-tunggu kita semua setelah lampu padam adalah pelepasan puluhan lampion ke langit lepas. Setelah lampion-lampion itu diterbangkan, acara hiburan dilanjutkan kembali.

Mari mencintai bumi dengan (1) sesering mungkin gunakan moda transportasi yang ramah lingkungan dalam kegiatan kita sehari-hari : sepeda (2) hemat listrik dengan mematikan lampu-lampu yang tidak perlu kita nyalakan. Matikan televisi ketika kita tidak menontonnya. Dlsb.

Jika tidak memulainya dari diri kita sendiri, siapa lagi?


LG 11.50 11042017 







Senin, 21 Maret 2016

The D-Day Night Ride Earth Hour 2016

Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba! hari Sabtu 19 Maret 2016  pukul 19.00!

Jelang waktu kumpul yang telah ditentukan, aku dan Ranz sampai di (depan) Balaikota. Sudah ada beberapa sobat pesepeda yang telah berkumpul. Seperti biasa, aku menyalami satu per satu. Terlihat beberapa wajah yang tak biasa hadir di acara Segowangi. Wahhh ... nampaknya usaha melaksanakan gowes malam di hari selain Jumat untuk menyaring partisipan lumayan berhasil nih. :)

Kian malam kian ramai. Jika biasanya kita menunggu rombongan dari Semarang Timur untuk menentukan kita mulai "ritual pertama" sebelum gowes (baca => foto bareng LOL), kali ini kita melihat jam. Pukul 19.20, setelah yang berkumpul hampir sejumlah 50 orang, (rombongan Semarang Timur pada absen kali ini) aku mengajak yang telah hadir untuk berfoto bersama.




Setelah foto bersama, kita menunggu Tayux dan Da (om ketu Komselis dan yayangnya) yang baru datang untuk persiapan. Kebetulan di seberang Balaikota ada serombongan pesepeda lain yang datang, mereka mendekat dan salah satu dari mereka mengatakan ingin bergabung. akhirnya kita berfoto-foto bersama lagi. The more the merrier ... :)




Seperti rencana, dalam perjalanan kita berfoto-ria di Polder Tawang. Ini adalah spot foto pertama. Berhubung yang gabung banyak sekali, lebih dari 70 orang, yang ikutan foto malah sedikit, karena keterbatasan arena, yang lain asyik foto-foto sendiri. :) Dengan komunitas masing-masing atau dengan pasangan masing-masing.

Spot foto kedua adalah Taman Pandanaran. Banyak orang ternyata memilih tempat itu untuk nongkrong malam minggu. Maka teman-teman sepeda pun sibuk foto-foto sendiri. Aku senang jika mereka menganggap ini adalah kesempatan indah untuk diabadikan. Rombongan komunitas KOMPAK yang datang bergabung ternyata juga belum pernah gowes malam, maka mereka menganggap hal ini sangat menyenangkan, apalagi kita mampir di titik-titik yang biasanya dijadikan tujuan wisata untuk foto-foto.



Rencana semula dari Taman Pandanaran memutar ke Jalan Kyai Saleh kemudian lanjut lewat Jalan Dr. Soetomo (Kalisari) tidak jadi kita lakukan karena Tayux bilang di daerah situ terjadi kemacetan parah dikarenakan ada acara-acara tertenu. Akhirnya kita pun langsung menuju Tugumuda, sebagai titik akhir.

Mendekati Tugumuda, terlihat lampu-lampu di kawasan titik bersejarah untuk Semarang ini gelap. Ahhh ... lumayan laahh ... PemKot memadamkan lampu di kawasan ini untuk ikut serta menghayubagya Earth Hour.





Suwun partisipasinya para sobat sepeda Semarang dan sekitarnya. Tahun depan kita adain lagi night ride khusus edisi Earth Hour. Jangan kapok gowes bareng-bareng lagi yaaa. Sila mantengin foto-foto hasil jepretan Ranz. Ga banyak sih yang kucomot untuk blog ini. Dan mari kita tunggu edisi vlog-nya. :)

LG 12.31 21/03/2016













Jumat, 18 Maret 2016

Night Ride Earth Hour 2016

Dua tahun lalu -- pada penyelenggaraan #segowangi yang kedua -- bekerjasama dengan komunitas Earth Hour (Semarang) dan Pemerintah Kota Semarang, B2W Semarang menyelenggarakan night ride.

Setahun yang lalu, aku tidak dihubungi oleh komunitas Earth Hour, maupun PemKot Semarang, kita tidak menyelenggarakan gowes malam khusus Earth Hour. Aku dan Ranz sempat bersepeda di sekitar Tugumuda, Jalan Pemuda dan sekitar situ untuk melihat apakah pihak PemKot menghimbau pemadaman listrik untuk ikut memperingati Earth Hour, namun ternyata tidak ada. Lampu-lampu di jalan raya maupun di beberapa gedung pemerintahan tidak ada pemadaman listrik.


Tahun ini, tergerak ketika melihat poster night ride edisi Earth Hour yang diselenggarakan oleh B2W Surabaya, Ranz mendukungku untuk mengadakan night ride. Well ... mungkin ada pesepeda Semarang yang ingin ikut segowangi namun karena diselenggarakan pada hari Jumat dan tidak bisa, mengapa tidak diberi kesempatan mengikuti night ride pada malam Minggu? Well, not a bad idea, huh? :D

So ... mari hadiri night ride Earth Hour pada hari Sabtu 19 Maret 2016! Tapiiiii ... ga janji deh ya apakah bakal ada acara pemadaman listrik di jalan-jalan protokol maupun gedung-gedung pemerintahan. :) Apalagi kudapan dari pemkot yaaa? hihihihihi ...

See ya there!

IB180 15.48 18/03/2016

Selasa, 17 Februari 2015

NR Semawis Imlek 2015

Pasar Semawis merupakan tempat berkuliner khusus makanan khas Semarangan yang biasanya buka tiga malam setiap akhir pekan, yakni hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Lokasinya di Gang Warung, kawasan Pecinan kota Semarang. Namun, khusus untuk menyambut Tahun Baru Cina alias Imlek, dan Pasar Semawis Imlek diselenggarakan di Gang Pinggir. Apa yang membuatnya spesial? Tentu ga hanya lokasi yang berbeda, namun 'stand' yang ada lebih lengkap dibanding Semawis weekend. :)

Untuk menemani Dwi dan Tami yang ternyata belum pernah ke Semawis, hari Sabtu 14 Februari 2015 aku dan beberapa teman lain setuju untuk dolan kesana. Malam itu, selain Dwi, Tami, dan aku, ada Denny, Arif, dan tentu tak ketinggalan Ranz. :) Setelah beberapa hari sebelumnya kota Semarang diguyur hujan, sore hingga malam itu cuaca cukup cerah. :) Kita berkumpul di Taman Pandanaran, kemudian bersepeda ke arah Simpanglima, belok ke Jalan Gajahmada, lanjut hingga ... aku ga tahu nama jalannya. LOL. Sebelum menuju Gang Pinggir, Denny mengajak kita ke satu kelenteng yang konon dikenal sebagai Kelenteng Setan. (ceyeeem??? ah, engga kok. hohohoho ...) Dari sana, kita gowes beberapa puluh meter lagi hingga kita sampai Gang Pinggir.

Meski Semawis adalah pusat kulineran, malam itu kita tidak makan disitu. Kita cukup senang melihat keramaian Gang Pinggir saat itu, mejeng narsis di beberapa stand, kemudian gowes lagi, untuk makan malam di satu angkringan yang terletak di jalan Beteng. :) Khusus malam ini Denny adalah road captain kita, yang paling tahu kawasan Pecinan hingga kita bisa blusukan.


GG 15.45 17/02/2015






Kamis, 04 September 2014

Segowangi #7


Jemuwah terakhir bulan Agustus pun tiba! Saat silaturahmi para penggembira Segowangi alias SEmarang GOwes JemuWAh WeNGI! Yay!

Karena kebetulan bulan Agustus sangat amat identik dengan HUT negara kita tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia, tema Segowangi kali ini pun "merayakan HUT RI ke 69" (angka yang super sekseeeh!) Untuk itu dress code yang kupilih adalah jersey/kaos berwarna merah atau putih. Seperti biasa titik kumpul para segowangi-er di Balaikota Jalan Pemuda, kita mulai gowes sekitar pukul 19.30. Rute: Balaikota - Jalan Pemuda - Jalan Gajahmada - Simpanglima - Jalan Pahlawan - Jalan Veteran - RSUP Dr. Kariadi - Jalan Dr. Sutomo - Tugumuda - Jalan Mgr. Sugiyopranoto - Jalan Jendral Sudirman - Jalan Puspowarno Raya - Jalan Pusponjolo Selatan dan kemudian berakhir di Angkringan Teras.

Lumayan banyak wajah baru yang bergabung, satu hal yang membuatku bahagia. :) Semoga di kedepannya Segowangi tetap eksis dan menarik para pehobi gowes malam untuk bersilaturahmi sambil gowes bareng.

Berikut foto-foto yang dijepret oleh juru foto kesayangan kita semua Ranranz. :)