Minggu, 29 Januari 2012

Ke Jogja untuk yang pertama kali

pertama kali mejeng di depan tulisan UNIVERSITAS GADJAH MADA naik sepeda, my lovely Orange

LAPORAN KUNJUNGAN B2W SEMARANG KE B2W JOGJA

Pada hari Sabtu 29 Nopember 2008, 12 anggota b2w Semarang meninggalkan kota Semarang menuju Jogja kurang lebih pukul 16.00. Keduabelas orang tersebut yaitu Darmawan, Maya, Iput, Lila, Yudhi, Yoni (two newbies of b2w Semarang), Gandhi, Zacky, Tunggal, Eka, Erwin yang disertai Rini, his beloved wife, dan Nana Podungge, alias si penulis laporan ini. J Alat transportasi yang dipakai:

1.    mobil Darmawan berisi Darmawan beserta his beloved family
2.    mobil Erwin berisi Erwin, Rini, dan the Podungge girls
3.    mobil Tunggal berisi Tunggal (beserta seorang teman), Zacky, Yoni, Yudhi, Eka, Gandhi
4.    mobil pick up yang disopiri oleh sang perempuan perkasa kita, Maya, didampingi her ‘fake twin’ sister, Iput, mengangkut 9 sepeda
 
Perjalanan berjalan dengan lancar. Rombongan memasuki kawasan terminal Jombor sekitar pukul 19.10. Roshid yang telah sampai di Jombor terlebih dahulu kemudian bergabung dengan kita. Dalam perjalanan mencari lokasi tempat menginap (karena kita kehilangan jejak Darmawan) di sekitar Jalan Kaliurang km 7, kita menemukan rombongan pengendara sepeda lengkap dengan helm, dan atribut bike tag b2w Jogja. Ternyata mereka juga sedang mencari lokasi PIMD (baca รจ Pondok Indah Mertua Darmawan), untuk menyambut rombongan b2w Semarang. Rombongan b2w Jogja dipimpin oleh Didit dan Imam. Terus terang merupakan satu hal di luar dugaan rombongan b2w Semarang.

Setelah beramah tamah sebentar, makan malam, bersih-bersih tubuh, 12 anggota b2w Semarang, didampingi oleh 10 anggota b2w Jogja menuju sekretariat b2w Jogja yang terletak di Jalan Cik Ditiro, kurang lebih 4 km dari tempat menginap. Di sana telah disiapkan penyambutan yang hangat oleh ketua b2w Jogja, Indy dan rekan-rekan. Kedua rombongan saling memperkenalkan diri masing-masing organisasi.

B2w Jogja didirikan sekitar tahun 2006 dengan anggota ‘awal’ sekitar 30 orang. Dua tahun setelah itu, Indy mengatakan jumlah anggota membengkak menjadi kurang lebih 450 orang. Kegiatan rutin pertemuan resmi organisasi pada hari Rabu malam di sekretariat, untuk memperbincangkan maupun diskusi hal-hal yang berkenaan dengan organisasi, misal rencana-rencana resmi organisasi. Setelah itu kadang diakhiri dengan Night Ride keliling kota dengan atribut lengkap b2w untuk berkampanye. Selain itu, setiap hari Jumat malam diadakan ‘workshop’ di pusat ‘workshop’ b2w Jogja yang terletak di belakang jalan Malioboro (sebelah Barat). Untuk ‘workshop’ ini b2w Jogja sangat berbangga hati karena mengaku sampai sekarang satu-satunya komunitas b2w di seluruh Indonesia, hanya Jogja yang memiliki ‘workshop’. Agenda workshop bermacam-macam, mulai dari belajar/mengajar mengganti ban, memperbaiki kerusakan pada sepeda, merakit sepeda, sampai pusat jual-beli sparepart (bekas) bagi para anggota b2w Jogja. Atau mungkin bagi mereka yang kelimpahan rejeki membeli sparepart baru, mereka dapat menghibahkan sparepart lama mereka kepada anggota lain yang memerlukan, dengan cara menitipkan di workshop. Juga disediakan berbagai macam sepeda mulai dari onthel, seli, MTB, city bike dan lain sebagainya untuk untuk dicoba para pemula yang ingin membeli sepeda, sehingga mereka bisa membeli tipe sepeda sesuai dengan yang mereka kehendaki, dan tentu saja sesuai dengan kocek masing-masing.
Selain pertemuan hari Rabu dan Jumat, ada juga pertemuan ‘tidak resmi’ yang biasa diadakan pada malam minggu di boulevard UGM.
Perlu diketahui anggota b2w Jogja juga terbagi ke beberapa kelompok kecil, misal para pecinta sepeda tua (onthelist), low rider, dll. Semua yang merasa menggunakan sepeda sebagai alat transportasi kegiatan sehari-hari masuk kedalam keanggotaan b2w Jogja.
Setelah Indy selesai menjelaskan sejarah berdirinya sekaligus beberapa kegiatan b2w Jogja, sebagai ketua rombongan Darmawan bercerita sedikit tentang b2w Semarang yang memang masih sangat muda usianya. Tatkala rapat pembentukan tanggal 26 Juni 2008 hanya dihadiri oleh sebelas orang, sampai sekarang mungkin jumlah anggota sudah lebih dari 50 orang. Pertemuan diadakan pada hari Sabtu dan Minggu pagi di ‘mabes’ yang terletak di Jalan Pahlawan.
Dari sekretariat b2w Jogja di Jalan Cik Ditiro, rombongan b2w Semarang dibawa menuju tempat workshop b2w Jogja dan berbincang-bincang sebentar dengan sang pemilik rumah. Kegiatan workshop dipusatkan di rumahnya karena orang-orang yang tinggal di sekitar situ lah yang mencetuskan ide tersebut.

Dari workshop, kita diajak night ride menuju ‘warung poci’ Lik Min yang terletak di kawasan jalan Bantul. Minuman utama yakni teh. Selain itu juga disediakan wedang jahe, jeruk, dan lain-lain.

Malam itu untuk pertama kalinya rombongan b2w Semarang melakukan JMR, alias Jogja Midnight Ride, karena kita kembali ke tempat menginap di Jalan Kaliurang km 8 sekitar pukul 01.30. Jarak yang kita tempuh kurang lebih 25-30 km.

We did appreciate the lovely hospitality shown by the host of b2w Jogja.

*****
Keesokan hari, Minggu 30 Nopember 2008, rombongan b2w Semarang meninggalkan tempat menginap yang asri sekitar pukul 06.45. Tempat pertama untuk bernarsis ria yakni di boulevard UGM, agar Gedung Sabha Pramana, tempat wisuda UGM bisa menjadi latar belakang kita. Setelah itu di dinding yang bertuliskan UNIVERSITAS GADJAH MADA kita narsis habis. (I was so happy that eventually I could pose myself here with my dear friends as well as my new bike, a lovely gift from my lovely friends.)

Dari kawasan UGM, dalam perjalanan menuju Tamansari, kita mampir ke Benteng Vredeburg yang terletak di pojok Jalan Malioboro. Setelah puas bernarsis ria, baik di halaman luar maupun di halaman dalam benteng, kita menuju Tamansari atau juga yang disebut ‘Water Castle’. Bertahun-tahun aku tinggal di Jogja, belum pernah sekalipun mampir ke sini. Itu sebabnya Darmawan ngeledek, “Mbak Nana tipe mahasiswa 3K—kamar, kakus, kampus.” Aku sendiri menggunakan akronim lain, 2KP: kos, kampus, perpus.
Tidak banyak yang bisa kuceritakan menggunakan kata-kata tentang kunjungan kita ke Benteng Vredeburg maupun Tamansari. Our abundant pictures will tell you all.
Pulang dari Tamansari, kita makan siang kepagian, sekitar pukul 11.00, tak jauh dari hotel Melia Purosani. Acara selanjutnya berbelanja di Malioboro. Dasar bike freaks, di Malioboro pun yang dikunjungi toko sepeda. Namun ada juga beberapa dari kita membeli oleh-oleh untuk orang rumah tersayang, yang tidak ada hubungannya dengan sepeda. LOL.
Pulang menuju Jalan Kaliurang km 8, mampir di sebuah toko yang terletak di jalan Kaliurang km 5.5.
Kita sampai di PMID sekitar pukul 13.45. Kaum laki-laki kembali bersibuk-sibuk diri ‘packing’ sepeda ke atas mobil pick up. Kaum perempuan beres-beres diri di kamar. LOL.
Rombongan berangkat ke Semarang sekitar pukul 16.30. Mampir makan malam di Magelang.
Kita berhenti di pom bensin Pudakpayung sekitar pukul 20.00 untuk ‘menurunkan’ Gandhi dan Yudhi sekaligus dengan sepeda mereka. Kita pun berpisah dengan Erwin di sini.
Sementara Darmawan and family langsung melaju pulang ke rumahnya, rombongan yang berada dalam mobil Tunggal dan mobil pick up berhenti di RL pukul 21.00. Tak lama kemudian Tunggal meneruskan perjalanan menemui his beloved family di Demak. Maya dan Iput tersayang ‘memaksa’ mengantarkanku dan Lila pulang. (Don’t worry, kita sangat menyukai paksaan sebangsa ini. LOL.) Mereka pun dengan super baik hati mengantar Roshid. How angelic you both are. Thank you very much.

Sementara itu Eka, Yoni, dan Zacky dengan sabar menunggu kehadiran our two angels kembali dari mengantar the Podungge girls dan Roshid di RL. All of you are awesome friends.

What a lovely and unforgettable trip.

Secara pribadi aku ingin mengucapkan terima kasih kepada

  • Darmawan yang telah mencetuskan ide berkunjung ke Jogja, menyediakan yummy dinner dan breakfast, sekaligus tempat menginap yang asri.
  • Tunggal dan Erwin yang menyediakan mobil untuk mengangkut para peserta.
  • Maya dan Iput yang menyediakan mobil untuk mengangkut sepeda para peserta.
  • Eka yang rajin memotret kita dengan kameranya yang sophisticated (calon ‘dosen’ bike clinic b2w Semarang nih!)
  • Yudhi, Yoni, Zacky, Gandhi, Roshid yang membuat perjalanan ini semakin lengkap. Roshid yang anteng, Gandhi yang usil, Zacky yang dengan tega meninggalkan bapak kos demi bersama kita gowes di Jogja, Yoni, the youngest of all yang jadi ‘bahan’ ledekan agar ramai dalam perjalanan pulang, serta Yudhi yang juga ternyata dengan cepat menunjukkan bakatnya menjadi banci narsis.
  • Tak ketinggalan duo Pak Budi kita yang dengan baik hati meminjamkan thule maupun bike rack.
See ya on the next trip.
Luvyaall,
Nana Podungge
Sekretaris 1 b2w Semarang
PT56 22.45 011208
Untuk foto-foto klik aja di:

Jogjaaaaaaaa


sebelum berangkat, di rumah Darmawan menata sepeda

mejeng di boulevard UGM

di halaman dalam benteng Vredebourg

dalam kawasan Tamansari

konon di belakang kita adalah kolam tempat para putri dulu mandi :)

nunut narsissssss, hahahaha

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar