Tahun ini kita kembali dijawil oleh Panitia Earth Hour, bersama komunitas-komunitas lain. Gowes malam bertemakan Earth Hour kali ini diselenggarakan di Hotel Noorman, lebih jauh ketimbang tahun lalu di Hotel Grand Candi. :)
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label Earth Hour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Earth Hour. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 April 2018
Sabtu, 15 April 2017
NIGHT RIDE EARTH HOUR 2017
NIGHT RIDE EARTH HOUR 2017
Jika tahun lalu B2W Semarang
mengadakan gowes malam untuk ikut menyambut EARTH HOUR sendiri, dengan
mengundang para pecinta gowes malam, kali ini, kita digandeng oleh komunitas
EARTH HOUR untuk berkolaborasi.
Hari Sabtu tanggal
25 Maret 2017 kita berkumpul di depan Balaikota Jl. Pemuda pukul 18.30. Seperti
biasa, jika kita mengadakan gowes malam di hari Sabtu – bukan hari Jumat saat segowangi
– kita akan mendapati wajah-wajah yang tak biasa kita lihat. J
Pukul 19.00 kita
telah berfoto bersama – untuk dokumentasi – kemudian meninggalkan lokasi kumpul
pukul 19.10. Rute yang kita tempuh selepas meninggalkan balaikota, kita menuju
Tugumuda lanjut ke arah RSUP Dr. Kariadi. Di pertigaan, kita belok ke arah Jl.
S. Parman. Untuk menghindari tanjakan yang cukup curam, kita kemudian memilh
belok ke arah Jl. Rinjani, tembus ke Jl. S. Parman lagi, lurus sampai traffic
light AKPOL. Disini kita belok kiri. Tujuan kita adalah hotel Grand Candi
karena acara utama akan diselenggarakan di halaman belakang hotel.
Oleh kawan-kawan
dari komunitas EH, kita diharapkan sampai di lokasi paling lambat pukul 20.00.
syukurlah, pukul 19.45 kita telah sampai di lokasi.
Hotel Grand Candi
menyiapkan ruang terbuka dekat dengan kolam renang di bagian belakang hotel. Ada
sekitar 50 pesepeda, bergabung dangan beberapa komunitas lain. Sesampai disana,
manager hotel sendiri yang menyambut kedatangan kita. Kita pun bisa langsung
menikmati hidangan yang disediakan oleh hotel/panitia : jagung rebus, singkong
rebus, kacang rebus, dan beberapa jenis gorengan.
Acara utama dibuka
sekitar pukul 20.10 dengan beberapa sambutan. Setelah itu, ada hiburan dari
beberapa komunitas. Lampu dipadamkan tepat pukul 20.30. satu acara yang
ditunggu-tunggu kita semua setelah lampu padam adalah pelepasan puluhan lampion
ke langit lepas. Setelah lampion-lampion itu diterbangkan, acara hiburan
dilanjutkan kembali.
Mari mencintai bumi
dengan (1) sesering mungkin gunakan moda transportasi yang ramah lingkungan
dalam kegiatan kita sehari-hari : sepeda (2) hemat listrik dengan mematikan
lampu-lampu yang tidak perlu kita nyalakan. Matikan televisi ketika kita tidak
menontonnya. Dlsb.
Jika tidak
memulainya dari diri kita sendiri, siapa lagi?
LG 11.50 11042017
Senin, 21 Maret 2016
The D-Day Night Ride Earth Hour 2016
Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba! hari Sabtu 19 Maret 2016 pukul 19.00!
Jelang waktu kumpul yang telah ditentukan, aku dan Ranz sampai di (depan) Balaikota. Sudah ada beberapa sobat pesepeda yang telah berkumpul. Seperti biasa, aku menyalami satu per satu. Terlihat beberapa wajah yang tak biasa hadir di acara Segowangi. Wahhh ... nampaknya usaha melaksanakan gowes malam di hari selain Jumat untuk menyaring partisipan lumayan berhasil nih. :)
Kian malam kian ramai. Jika biasanya kita menunggu rombongan dari Semarang Timur untuk menentukan kita mulai "ritual pertama" sebelum gowes (baca => foto bareng LOL), kali ini kita melihat jam. Pukul 19.20, setelah yang berkumpul hampir sejumlah 50 orang, (rombongan Semarang Timur pada absen kali ini) aku mengajak yang telah hadir untuk berfoto bersama.
Setelah foto bersama, kita menunggu Tayux dan Da (om ketu Komselis dan yayangnya) yang baru datang untuk persiapan. Kebetulan di seberang Balaikota ada serombongan pesepeda lain yang datang, mereka mendekat dan salah satu dari mereka mengatakan ingin bergabung. akhirnya kita berfoto-foto bersama lagi. The more the merrier ... :)
Seperti rencana, dalam perjalanan kita berfoto-ria di Polder Tawang. Ini adalah spot foto pertama. Berhubung yang gabung banyak sekali, lebih dari 70 orang, yang ikutan foto malah sedikit, karena keterbatasan arena, yang lain asyik foto-foto sendiri. :) Dengan komunitas masing-masing atau dengan pasangan masing-masing.
Spot foto kedua adalah Taman Pandanaran. Banyak orang ternyata memilih tempat itu untuk nongkrong malam minggu. Maka teman-teman sepeda pun sibuk foto-foto sendiri. Aku senang jika mereka menganggap ini adalah kesempatan indah untuk diabadikan. Rombongan komunitas KOMPAK yang datang bergabung ternyata juga belum pernah gowes malam, maka mereka menganggap hal ini sangat menyenangkan, apalagi kita mampir di titik-titik yang biasanya dijadikan tujuan wisata untuk foto-foto.
Rencana semula dari Taman Pandanaran memutar ke Jalan Kyai Saleh kemudian lanjut lewat Jalan Dr. Soetomo (Kalisari) tidak jadi kita lakukan karena Tayux bilang di daerah situ terjadi kemacetan parah dikarenakan ada acara-acara tertenu. Akhirnya kita pun langsung menuju Tugumuda, sebagai titik akhir.
Mendekati Tugumuda, terlihat lampu-lampu di kawasan titik bersejarah untuk Semarang ini gelap. Ahhh ... lumayan laahh ... PemKot memadamkan lampu di kawasan ini untuk ikut serta menghayubagya Earth Hour.
Suwun partisipasinya para sobat sepeda Semarang dan sekitarnya. Tahun depan kita adain lagi night ride khusus edisi Earth Hour. Jangan kapok gowes bareng-bareng lagi yaaa. Sila mantengin foto-foto hasil jepretan Ranz. Ga banyak sih yang kucomot untuk blog ini. Dan mari kita tunggu edisi vlog-nya. :)
LG 12.31 21/03/2016
Jelang waktu kumpul yang telah ditentukan, aku dan Ranz sampai di (depan) Balaikota. Sudah ada beberapa sobat pesepeda yang telah berkumpul. Seperti biasa, aku menyalami satu per satu. Terlihat beberapa wajah yang tak biasa hadir di acara Segowangi. Wahhh ... nampaknya usaha melaksanakan gowes malam di hari selain Jumat untuk menyaring partisipan lumayan berhasil nih. :)
Kian malam kian ramai. Jika biasanya kita menunggu rombongan dari Semarang Timur untuk menentukan kita mulai "ritual pertama" sebelum gowes (baca => foto bareng LOL), kali ini kita melihat jam. Pukul 19.20, setelah yang berkumpul hampir sejumlah 50 orang, (rombongan Semarang Timur pada absen kali ini) aku mengajak yang telah hadir untuk berfoto bersama.
Setelah foto bersama, kita menunggu Tayux dan Da (om ketu Komselis dan yayangnya) yang baru datang untuk persiapan. Kebetulan di seberang Balaikota ada serombongan pesepeda lain yang datang, mereka mendekat dan salah satu dari mereka mengatakan ingin bergabung. akhirnya kita berfoto-foto bersama lagi. The more the merrier ... :)
Seperti rencana, dalam perjalanan kita berfoto-ria di Polder Tawang. Ini adalah spot foto pertama. Berhubung yang gabung banyak sekali, lebih dari 70 orang, yang ikutan foto malah sedikit, karena keterbatasan arena, yang lain asyik foto-foto sendiri. :) Dengan komunitas masing-masing atau dengan pasangan masing-masing.
Spot foto kedua adalah Taman Pandanaran. Banyak orang ternyata memilih tempat itu untuk nongkrong malam minggu. Maka teman-teman sepeda pun sibuk foto-foto sendiri. Aku senang jika mereka menganggap ini adalah kesempatan indah untuk diabadikan. Rombongan komunitas KOMPAK yang datang bergabung ternyata juga belum pernah gowes malam, maka mereka menganggap hal ini sangat menyenangkan, apalagi kita mampir di titik-titik yang biasanya dijadikan tujuan wisata untuk foto-foto.
Rencana semula dari Taman Pandanaran memutar ke Jalan Kyai Saleh kemudian lanjut lewat Jalan Dr. Soetomo (Kalisari) tidak jadi kita lakukan karena Tayux bilang di daerah situ terjadi kemacetan parah dikarenakan ada acara-acara tertenu. Akhirnya kita pun langsung menuju Tugumuda, sebagai titik akhir.
Mendekati Tugumuda, terlihat lampu-lampu di kawasan titik bersejarah untuk Semarang ini gelap. Ahhh ... lumayan laahh ... PemKot memadamkan lampu di kawasan ini untuk ikut serta menghayubagya Earth Hour.
Suwun partisipasinya para sobat sepeda Semarang dan sekitarnya. Tahun depan kita adain lagi night ride khusus edisi Earth Hour. Jangan kapok gowes bareng-bareng lagi yaaa. Sila mantengin foto-foto hasil jepretan Ranz. Ga banyak sih yang kucomot untuk blog ini. Dan mari kita tunggu edisi vlog-nya. :)
LG 12.31 21/03/2016
Jumat, 18 Maret 2016
Night Ride Earth Hour 2016
Dua tahun lalu -- pada penyelenggaraan #segowangi yang kedua -- bekerjasama dengan komunitas Earth Hour (Semarang) dan Pemerintah Kota Semarang, B2W Semarang menyelenggarakan night ride.
Setahun yang lalu, aku tidak dihubungi oleh komunitas Earth Hour, maupun PemKot Semarang, kita tidak menyelenggarakan gowes malam khusus Earth Hour. Aku dan Ranz sempat bersepeda di sekitar Tugumuda, Jalan Pemuda dan sekitar situ untuk melihat apakah pihak PemKot menghimbau pemadaman listrik untuk ikut memperingati Earth Hour, namun ternyata tidak ada. Lampu-lampu di jalan raya maupun di beberapa gedung pemerintahan tidak ada pemadaman listrik.
Tahun ini, tergerak ketika melihat poster night ride edisi Earth Hour yang diselenggarakan oleh B2W Surabaya, Ranz mendukungku untuk mengadakan night ride. Well ... mungkin ada pesepeda Semarang yang ingin ikut segowangi namun karena diselenggarakan pada hari Jumat dan tidak bisa, mengapa tidak diberi kesempatan mengikuti night ride pada malam Minggu? Well, not a bad idea, huh? :D
So ... mari hadiri night ride Earth Hour pada hari Sabtu 19 Maret 2016! Tapiiiii ... ga janji deh ya apakah bakal ada acara pemadaman listrik di jalan-jalan protokol maupun gedung-gedung pemerintahan. :) Apalagi kudapan dari pemkot yaaa? hihihihihi ...
See ya there!
IB180 15.48 18/03/2016
Setahun yang lalu, aku tidak dihubungi oleh komunitas Earth Hour, maupun PemKot Semarang, kita tidak menyelenggarakan gowes malam khusus Earth Hour. Aku dan Ranz sempat bersepeda di sekitar Tugumuda, Jalan Pemuda dan sekitar situ untuk melihat apakah pihak PemKot menghimbau pemadaman listrik untuk ikut memperingati Earth Hour, namun ternyata tidak ada. Lampu-lampu di jalan raya maupun di beberapa gedung pemerintahan tidak ada pemadaman listrik.
Tahun ini, tergerak ketika melihat poster night ride edisi Earth Hour yang diselenggarakan oleh B2W Surabaya, Ranz mendukungku untuk mengadakan night ride. Well ... mungkin ada pesepeda Semarang yang ingin ikut segowangi namun karena diselenggarakan pada hari Jumat dan tidak bisa, mengapa tidak diberi kesempatan mengikuti night ride pada malam Minggu? Well, not a bad idea, huh? :D
So ... mari hadiri night ride Earth Hour pada hari Sabtu 19 Maret 2016! Tapiiiii ... ga janji deh ya apakah bakal ada acara pemadaman listrik di jalan-jalan protokol maupun gedung-gedung pemerintahan. :) Apalagi kudapan dari pemkot yaaa? hihihihihi ...
See ya there!
IB180 15.48 18/03/2016
Senin, 31 Maret 2014
SEGOWANGI EDISI EARTH HOUR 2014
Pelaksanaan Segowangi -- Semarang Gowes Jemuwah Bengi -- untuk bulan Maret 2014 diundur satu hari dari jadual semestinya karena pihak pelopor -- B2W Semarang -- ingin agar kegiatan bersepeda di malam hari ini menjadi satu acara yang tak terpisahkan dari peringatan Earth Hour 2014 di kota Semarang, yang diselenggarakan pada hari Sabtu 29 Maret 2014.
(FYI, Semarang merupakan salah satu dari 14 kota di seluruh dunia yang terpilih menjadi Finalis Global Earth Hour Capital 2014. Semarang bersanding dengan Belo Horizonte, Brazil; Brussels Capital Region, Belgium; Chicago, United States; Coimbatore, India; Copenhagen, Denmark; Edmonton, Canada; Lappeenranta, Finland; Mexico City, Mexico, Monteria, Colombia; Muangklang, Thailand, Seoul, South Korea; Stockholm, Sweden, dan Cape Town, South Africa yang terpilih sebagai juara.)
Sempat ketar-ketir karena jam lima sore Semarang diguyur hujan yang cukup lebat dan merata di seluruh kota; untunglah pukul enam sore hujan telah mereda di kawasan Tugumuda dan sekitarnya. Sekitar pukul 18.10 aku dan Ranz telah sampai di Balaikota, titik kumpul para peserta Segowangi dan juga para aktifis Earth Hour. Halaman Balaikota masih digenangi air hujan di beberapa tempat. Namun hal ini tidak mengurangi semangatku untuk menghubungi teman-teman agar segera bergabung ke Balaikota; baik lewat sms, whatsapp, maupun sosial media.
Jelang pukul tujuh sore sudah mulai banyak peserta yang datang. Dengan suka cita kukabarkan bahwa wajah-wajah yang tidak kulihat di bulan sebelumnya bermunculan, misal: para lowrider.
Pukul 19.15 Pak Budi (ex) Camat mengundangku masuk ke dalam Balaikota untuk ikut serta acara ramah tamah dengan Bapak Walikota Hendrar Prihadi -- yang lebih akrab dipanggil Mas Hendi -- bersama para aktifis EH 2014.
Pukul 19.45 rombongan pesepeda dilepas oleh Mas Hendi. Kali ini beliau tidak ikut gowes bersama kita karena ingin terus mengawal jalannya peringatan Earth Hour. Rute gowes kali ini dari Balaikota kita menuju Tugumuda -- Jalan Sugiyopranoto -- Jalan Basudewo -- Jalan Kaligarang -- RSUP Dr. Kariadi -- Jalan Veteran -- Jalan Pahlawan -- Simpanglima -- Jalan Pandanaran -- Jalan MH Thamrin -- Jalan Pemuda -- Balaikota. Seperti bulan lalu, pihak Dinas Perhubungan menjadi pemimpin di depan dan juga sweeper di belakang. Para anggota satpol PP juga bertugas sebagai marshall. :)
Kita telah kembali ke Balaikota pukul 20.25. Lima menit kemudian lampu pun dipadamkan. Lampu jalan sepanjang Jalan Pemuda pun padam. Sementara itu halaman Balaikota kian dipenuhi para pengunjung yang terus berdatangan untuk ikut merasakan gelap gulitanya Balaikota. :)
Pukul 21.00 aku dan rombongan meninggalkan lokasi. Teman-teman Komselis yang sedang punya gawe "Joglosemar 2" dengan mengundang para seliers dari luar kota sedang sibuk di gedung Telkom di Jalan Pahlawan. Mereka menjamu para tamu dari kota-kota 'tetangga' ber'nite-ride'. Aku dan Ranz perlu kesana untuk mengambil kaos event yang akan kita kenakan di keesokan hari. :)
Sampai ketemu di event Segowangi #3. Ciao. :)
PT56 15.23 31/03/2014
Some more pictures below :)
(FYI, Semarang merupakan salah satu dari 14 kota di seluruh dunia yang terpilih menjadi Finalis Global Earth Hour Capital 2014. Semarang bersanding dengan Belo Horizonte, Brazil; Brussels Capital Region, Belgium; Chicago, United States; Coimbatore, India; Copenhagen, Denmark; Edmonton, Canada; Lappeenranta, Finland; Mexico City, Mexico, Monteria, Colombia; Muangklang, Thailand, Seoul, South Korea; Stockholm, Sweden, dan Cape Town, South Africa yang terpilih sebagai juara.)
| Shaun mejeng di 'wall of fame' EH 2014 |
| para aktifis EH sedang mempersiapkan acara |
| Yastooo |
Sempat ketar-ketir karena jam lima sore Semarang diguyur hujan yang cukup lebat dan merata di seluruh kota; untunglah pukul enam sore hujan telah mereda di kawasan Tugumuda dan sekitarnya. Sekitar pukul 18.10 aku dan Ranz telah sampai di Balaikota, titik kumpul para peserta Segowangi dan juga para aktifis Earth Hour. Halaman Balaikota masih digenangi air hujan di beberapa tempat. Namun hal ini tidak mengurangi semangatku untuk menghubungi teman-teman agar segera bergabung ke Balaikota; baik lewat sms, whatsapp, maupun sosial media.
Jelang pukul tujuh sore sudah mulai banyak peserta yang datang. Dengan suka cita kukabarkan bahwa wajah-wajah yang tidak kulihat di bulan sebelumnya bermunculan, misal: para lowrider.
| ramah tamah dengan Mas Hendi |
| ramah tamah dengan Mas Hendi 2 |
Pukul 19.15 Pak Budi (ex) Camat mengundangku masuk ke dalam Balaikota untuk ikut serta acara ramah tamah dengan Bapak Walikota Hendrar Prihadi -- yang lebih akrab dipanggil Mas Hendi -- bersama para aktifis EH 2014.
Pukul 19.45 rombongan pesepeda dilepas oleh Mas Hendi. Kali ini beliau tidak ikut gowes bersama kita karena ingin terus mengawal jalannya peringatan Earth Hour. Rute gowes kali ini dari Balaikota kita menuju Tugumuda -- Jalan Sugiyopranoto -- Jalan Basudewo -- Jalan Kaligarang -- RSUP Dr. Kariadi -- Jalan Veteran -- Jalan Pahlawan -- Simpanglima -- Jalan Pandanaran -- Jalan MH Thamrin -- Jalan Pemuda -- Balaikota. Seperti bulan lalu, pihak Dinas Perhubungan menjadi pemimpin di depan dan juga sweeper di belakang. Para anggota satpol PP juga bertugas sebagai marshall. :)
| yang siap membelah Semarang di malam hari dengan 'kereta' angin |
| mencari bekal duluuu :) |
| aku mengumumkan agar para cyclists bersiap-siap berangkat gowes |
| Mas Hendi (dua dari kanan) melepas para pesepeda |
| Lawangsewu, salah satu ikon kota Semarang |
| yang beruntung malam ituuuu :D |
Kita telah kembali ke Balaikota pukul 20.25. Lima menit kemudian lampu pun dipadamkan. Lampu jalan sepanjang Jalan Pemuda pun padam. Sementara itu halaman Balaikota kian dipenuhi para pengunjung yang terus berdatangan untuk ikut merasakan gelap gulitanya Balaikota. :)
| malam minggu Simpanglima ramaiiii |
Pukul 21.00 aku dan rombongan meninggalkan lokasi. Teman-teman Komselis yang sedang punya gawe "Joglosemar 2" dengan mengundang para seliers dari luar kota sedang sibuk di gedung Telkom di Jalan Pahlawan. Mereka menjamu para tamu dari kota-kota 'tetangga' ber'nite-ride'. Aku dan Ranz perlu kesana untuk mengambil kaos event yang akan kita kenakan di keesokan hari. :)
Sampai ketemu di event Segowangi #3. Ciao. :)
PT56 15.23 31/03/2014
| usai gowes :) |
| 60+ demi Bumi |
| satu kelompok pengunjung EH |
| rombongan pesepeda |
| Shaun mejeng mulu ah! :) |
| sang Gatotkaca mencari cinta :) |
| Austin mejeng, aku? nyari logo B2W di wall of fame EH2014 |
| nyoba lowrider, angeleeeeeeeeeee :D |
| bla bla bla bla |
| Yasto sedang ogah bawa kamera :) |
| aku berdua Tami |
| kembarannya Tukul ya Om? :D |
| berdua Pak Budi, eh, berbanyak orang ding :D |
| ini aksiku! mana aksimu? |
| Mas Hendi sedang berbicara :) |
| kembarannya Tukul ikut gowes :) |
Langganan:
Postingan (Atom)





























