Segowangi ke-70 yang jatuh pada akhir bulan Desember 2019 tidak banyak dihadiri orang karena hujan turun. Seingatku cuma ada sekitar 8 orang. Dan berhubung hujan, kita hanya berdiri-diri di gerbang 'keluar' Balaikota, tempat kita biasa berkumpul sebelum bersepeda bareng. Ranz juga tidak sempat ngeluarin kamera. :) Setelah menunggu kira-kira 30 menit hujan ga juga reda, akhirnya aku dan Ranz ke satu angkringan yang terletak tak jauh dari Pleret Banjirkanal Barat, menyusul om Asep yang mengajak kesana buat nraktir kita. yuhuuuuu. oh ya, Denny juga ikutan kita kesana.
Segowangi ke-71 kita selenggarakan pada tanggal 31 Januari 2020. Sore itu sempat turun gerimis. Menjelang maghrib gerimis di kawasan Banjirkanal Barat hingga Tugumuda gerimis sudah reda. Di beberapa lokasi lain masih turun hujan, kata kawan-kawan. Meskipun begitu, yang datang ke lokasi lumayan banyak. Alhamdulillaaah ... Terima kasih, kawan-kawan. Dan, seperti bulan November/Oktober lalu, banyak wajah baru. the more the merrier asal kita ga bikin kemacetan di jalan-jalan yang kita lewati yaaa.
berikut beberapa foto hasil jepretan Ranz, seperti biasa. :)
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label Segowangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Segowangi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Februari 2020
Senin, 09 Desember 2019
Segowangi 69
Di bulan November 2019, kita menyelenggarakan Semarang Gowes Jemuwah Bengi untuk yang ke-69, pada tanggal 29 November 2019.
Setelah hujan 'absen' dari hari-hari kita selama berbulan-bulan, hari Jumat 29 November itu mendadak hujan turun di beberapa kawasan pinggir kota Semarang. Itulah sebabnya meski di area jalan Pemuda tempat kita berkumpul sebelum mulai bersepeda bersama tidak turun hujan, kawan-kawan yang tinggal di area Semarang Timur, Semarang Barat (Krapyak dan sekitarnya) juga Semarang Selatan memilih untuk tidak datang. 😓😒😑
Kali ini aku memilih rute Balaikota -- Tugumuda -- Jl. Sugiyopranoto -- Jl. Jendral Sudirman -- Kalibanteng (naik flyover) -- Jl. Siliwangi -- Jl. Muradi -- Jl. Abdulrahman Saleh -- Jl. Dr, Suratmo -- Jl. Simongan -- Jl. Kaligarang -- Jl. Dr. Sutomo -- Tugumuda.
Ajaibnya area yang kita lewati sepanjang bersepeda bersama, hujan sama sekali tidak mampir. :) hanya angin dingin yang menandakan bahwa hujan turun di area lain yang terasa.
Berikut foto-foto hasil jepretan Ranz.
Rabu, 02 Oktober 2019
Segowangi 67
Semarang Gowes Jemuwah Bengi ke-67 kita selenggarakan pada tanggal 27 September 2019. Saya memilih tema SHARE THE ROAD agar kawan-kawan pesepeda memahami bahwa jalan raya itu bukan hanya milik pesepeda, atau pengendara kendaraan bermotor. Jalan raya itu milik semua yang menggunakan jalan raya; ya pesepeda, pengendara kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil hingga kendaraan umum; selain juga tentu saja pejalan kaki. Jika kita para pesepeda ogah dianaktirikan, ya tentunya tidak elok jika pesepeda merebut seluruh ruas jalan untuk diri kita sendiri.
Telah saya siapkan sticker untuk dibagi ke mereka yang hadir untuk pengingat pentingnya SHARE THE ROAD.
Berhubung kali ini Ranz bisa stay lebih lama di Semarang, ga perlu buru-buru balik ke Solo usai segowangi, saya pilih rute agak jauhan, dari Balaikota ke arah Tugumuda, belok Jalan Sugiyopranoto, sesampai jembatan Banjirkanal Barat, kita belok kiri ke Jalan Bojongsalaman, lurus ke arah Jalan Gedung Batu Timur, mlipir pinggir sungai hingga kita keluar ke Jalan Simongan. Lurus hingga melewati terowongan di bawah jalan tolo Jrakah - Jatingaleh, kita belok ke arah Jalan Candi Pawon Selatan. Selepas area perumahan padat penduduk ini, kita sampai di jembatan di atas Tugu Suharto, hingga berarti kita telah sampai di Jalan Menoreh Raya. Kita terus menapaki jalan hingga sampai perempatan Sampangan, Jalan Kelud, Jalan Kaligarang, belok kiri Jalan Dr. Sutomo, Tugumuda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pierre Tendean, Jalan Pahlawan, kita kembali lagi ke Balaikota.
Di bawah ini foto-foto jepretan Ranz. Sampai jumpa di segowangi berikutnya ya.
Langganan:
Postingan (Atom)
