Sabtu, 27 Februari 2016

Pra Gowes Pitulungan JFB : bernostalgia Semarang - Joga

Sesekali aku dan Ranz gowes di Jogja bukan karena gabung event spesial, seperti Jogja Attack (Maret 2011), Joglo Attack (Mei 2012), ngikut event 'raceplorer' (Juni 2013) J150K (November 2013), menghadiri undangan Om Poetoet untuk sesekali meramaikan Jogja dalam JLFR (Desember 2013), atau event besar Jamselinas (September 2014). Kali ini kita pertama kali bergabung di ultah JFB alias Jogja Folding Bike. Tumben ya? :D ... ini sebagai 'substitute' tidak bisa ikut gowes ke Purwokerto yang diadakan oleh IDFB tanggal 13-14 Februari 2016 karena kita sama-sama merasa tidak enak untuk mbolos dari pekerjaan di hari Sabtu. Yak, alasan kita simpel sekali ya buat kita yang biasanya 'hobi' ngabur dari pekerjaan demi jalan-jalan, eh, sepedaan di luar kota. LOL.

Nah, karena kita sekali-sekali  merasa bertanggung jawab untuk terus turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa hari Sabtu 20 Februari kita berangkat dari kota masing-masing, seusai kita menyelesaikan tugas. Aku berangkat dari Semarang, naik bus dari Sukun, satu 'terminal' kecil di ujung Selatan kota, Ranz naik kereta api dari stasiun Purwosari. Aku sempat melakukan 'pemanasan' dengan gowes dari Semarang bawah ke Sukun, kurang lebih 11 kilometer, dengan melewati tanjakan Jalan S. Parman, Kaliwiru, Jalan Teuku Umar hingga Gombel. Elevasi sekitar 279 mdpl. Ini kulakukan demi naik bus dari Sukun, bukan naik J**lo***** karena ... kepingin masuk terminal Jombor setiba di Jogja. Hihihihi ...





Bus yang kutumpangi meninggalkan Sukun sekitar pukul 14.00. Setelah aku ditemani sinar mentari nan demikian terik ketika menapaki tanjakan demi tanjakan (sekali-sekali membuat perjalanan gowesku terdengar dramatis LOL), eh, ga lama setelah bus yang kutumpangi meninggalkan kota Semarang, hujan mengguyur bumi. Ciamik sekali. LOL. Aku pun kedinginan di dalam bus gegara kaos yang kukenakan masih terasa basah karena keringat. LOL.

Maksud hati ingin terus melek sepanjang perjalanan, namun apa daya ternyata selepas Bawen, aku tertidur pulas. LOL. Sesekali terbangun, ketika bus akan mulai nanjak Jambu, namun aku ga sempat menemukan tulisan "Awas tanjakan ... siapkan ganjel ban". LOL. Aku juga sempat melihat lokasi dimana aku dkk beristirahat waktu gowes rame-rame ke Magelang di awal tahun 2015 lalu, dimana aku galau setelah mendapatkan kabar dari anakku yang sakit dan ingin aku menyudahi bikepacking segera. :D



Bus sampai terminal Jombor pukul 17.00. Sempat clingak clinguk kesana kemari mencoba mengenali suasana, dengan membandingkan kondisi Jombor saat ini dengan terakhir kali aku 'terdampar' di Jombor, sebelum fly over di kawasan itu jadi. Hujan nampaknya baru usai di Jogja karena jalanan masih penuh dengan genangan air disana-sini.

Dalam perjalanan menuju Bunderan UGM -- Ranz menungguku disana -- aku melewati jalan yang dulu kulewati naik bus, termasuk melewati gang untuk menengok satu bangunan di kawasan Terban, tempat aku pernah kos puluhan tahun lalu, kemudian muncul di Jalan C. Simanjuntak, untuk kemudian belok kanan menuju bunderan UGM.

Setelah bertemu Ranz, kita ke Lekker Je untuk melakukan pendaftaran ulang, mengambil kaos event, dan slip untuk door prize dan makan siang. Dari Lekker Je, kita ke penginapan, di Sagan GK V, one nostalgic area too, karena dulu sobatku  zaman kuliah S1 pernah ngekos di daerah sini.

Malam itu kita ga kemana-mana selain keluar makan malam.

IB180 17.13 27/02/2016

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar