Jumat, 26 Desember 2014

Gowes ke BSB City via Jatibarang

Aku sudah biasa bersepeda -- entah sendiri entah bersama teman-teman -- ke BSB City, yang lokasinya terletak kurang lebih 12 kilometer dari rumahku. Rute yang biasa kulewati dari Pusponjolo ke arah Barat, bunderan Kalibanteng, terus lurus ke Barat hingga pasar Jrakah, belok kiri. Dari pertigaan pasar Jrakah itu, kita akan melewati tanjakan BPI yang lumayan 'killing' namun pendek, dilanjut dengan trek yang rolling hingga sampai tanjakan Esperanza, kita akan teruuuus nanjak hingga sampai kawasan Kedung Pane. Beberapa ratus meter dari situ kita akan sampai di perumahan BSB.

Kali ini aku dan tiga teman lain mencoba rute "baru": baru buatku. hohohoho ... Kita berkumpul di depan salah satu landmark kota Semarang: Gedung Batu Sam Po Kong. Sesampai aku disana sekitar pukul 06.05, sudah ada Yeni dan Om Djoko. Yeni memang tinggal di daerah situ, Om Djoko telah gowes sejauh kurang lebih 7 kilometer dari tempat tinggalnya di Kaliwiru, Semarang. Kurang lebih 10 menit kemudian Denny -- yang tinggal di Jalan Mataram -- sampai. Setelah memberi kesempatan pada Denny mengatur nafas sejenak, kita mulai gowes bareng.

Dari kawasan Gedung Batu kita ambil rute ke Selatan, dimana terletak pabrik Phapros, lanjut hingga perumahan Bukit Wahid, kemudian kita mulai menanjak tanjakan pertama, yang lumayan bikin ngos-ngosan. :) Jika dari Sam Po Kong hingga jelang tanjakan kita bisa solid gowes berempat beriringan, ketika mulai nanjak, kita pun tak lagi selaras sekayuh bersama. LOL. Yeni di depan, di tengah aku dan Om Djoko di tengah, Denny di belakang.

Selepas tanjakan pertama ini, kita istirahat sekitar 5 menit. Kita lanjut lagi dengan rute lurus ke arah Barat, dimana kita akan menemukan SMA N 7 Semarang, Jatibarang, hingga perempatan dimana kita bertemu tanjakan lagi. Tanjakannya ternyata tetap ada. LOL. (Aku pernah mencoba nanjak lewat Manyaran hingga sampai SMAN 7 naik Austin beberapa tahun lalu. Namun ketika sampai tanjakan yang killing itu, aku balik lagi, karena aku gowes sendirian, plus belum tahu jalan, dan khawatir hilang. LOL. Beberapa minggu yang lalu seorang kawan kerja bilang tanjakan itu sudah dikepras hingga tak lagi curam, dan permukaan jalan sudah diperbaiki hingga sangat nyaman dilewati. Dan ... ternyata ... tanjakan itu tetap ada. YES! Dan tetap tak berkurang curamnya. YES!  LOL.)

Untunglah aku naik Cleopatra. Kondisi Austin tak lagi seprima awal tahun ini setelah di-upgrade. :) Untunglah Yeni dan Om Djoko telah kenal rutenya hingga kita ga perlu terjebak dalam 'blind adventure'. :) Untunglah ada Denny yang sedang belajar nanjak hingga performaku ga begitu terlihat buruk. LOL.

Setelah melewati tanjakan yang 'manissshhh' itu, rute tinggal luruuuus saja hingga kita melewati SMK Palapa. Trek rolling naik turun tidak curam, hingga sampai di satu belokan, kita belok kanan. (waaahhh, kalau mau mengulang lagi hanya berdua Ranz, nampaknya aku sudah lupa. Harus nanya orang lah. LOL.) Setelah belok kanan, luruuuus, hingga kita bertemu jalan yang menuju Gunung Pati. Yay! Sampailah kita.

Sesampai BSB City, kita mampir mini market sebentar untuk membeli air mineral. Kemudian kita mampir ke LA*ERS, karena ingin melihat pemandangan. Ternyata kita baru sadar bahwa jika kita mampir LA*ERS kita harus memilih (1) mau berenang (2) mau makan/minum di resto. Tidak bisa gratis begitu saja menikmati pemandangan. LOL. UNTUNGLAH Yeni baik hati menraktir minuman yang kita pesan pagi itu. Yuhuuuuu. :)

Pulangnya, kubayangkan kita tinggal akan menikmati bonus: turunan! Namun karena sang road captain -- Yeni -- mengajak lewat jalur lain yang tidak perlu turun ke jalan raya, kita belok kanan setelah pom bensin Manyaran. Dannnn ... kita harus melewati trek yang rolling lagi! awww awww ... Ketika kita mampir ke satu mini market untuk nunut beristirahat, karena Denny tak kehilangan batang hidungnya, LOL, keringatku mengalir dalam butiran besar-besar! WAAAHHH.

Dan ... ternyata Denny tak kita temukan. Yeni yang kembali ke trek yang rolling itu tak menemukannya, hingga kita putuskan untuk kembali saja, bertiga. Tentu dengan harapan Denny telah menemukan jalan yang benar untuk pulang. LOL.

Next time nyoba trek ini lagi aaaahhhh. :) (uncreative detected! LOL.)

Ciao!

IB 11.55 27/12/2014








Segowangi #11



Libur akhir tahun telah tiba. Saat buat sebagian orang untuk berlibur bersama orang-orang yang mereka sayangi, mungkin dengan pergi keluar kota. Sebagian lain yang mungkin belum bisa meninggalkan tanggung jawab profesinya, masih stay in town. Inilah sebabnya sebagian wajah-wajah yang biasa muncul di segowangi bulan-bulan lalu tidak nampak di event segowangi 11, sedangkan sebagian yang lain justru mulai bergabung.

Mumpung event diselenggarakan berdekatan dengan Hari Raya Natal, tema segowangi kali ini adalah RED AND GREEN HOLIDAY SEASON. Dengan dress code kaos/jersey warna merah atau hijau, sebagian besar peserta mengenakan dua warna itu. Yang lain, mungkin karena tidak memperhatikan poster yang kuupload di grup terlalu mepet dengan saat penyelenggaraan, mereka datang saja karena ingat bahwa tanggal 26 Desember 2014 adalah hari Jumat terakhir: saat SEGOWANGI. Yay!

Sila menikmati foto-foto yang seperti biasa dijepret oleh Ranz.

in action di antara sepeda-sepeda indah, low-rider

yang paling kiri, maunya beda sendiri :v 

foto bareng dulu sebelum gowes bareng

wajah baru di Segowangi :)



hai Opang :)

hello Miko :)


wajah baru juga, dari Genuk! jauh juga Nisa harus gowes pp-nya :)


wajah lama, tapi aku belum tahu namanya :D



yang hijau kiri Om Djoko, tengah bertopi santa Om Imam, kanan, tidak penting LOL

sesi keakraban

duo sahabat, Dwi dan Tami


foto bareng lagi usai sesi keakraban




trio banci foto LOL

hai Dany 


di angkringan bareng


HAPPY HOLIDAY EVERYONE!

Selasa, 16 Desember 2014

GOWES REUNI: Gomingpai Ke Citra Sun Garden

Hari Minggu 14 Desember 2014 kita gowes bareng -- yang kita beri tajuk GOWES REUNI karena kuharapkan wajah-wajah lama yang dulu menghiasi kegiatan B2W Semarang di tahun-tahun pertama 2008 - 2009 ikutan muncul. Namun sayangnya hanya beberapa gelintir yang muncul, banyak kawan lama yang namanya kudaftar -- berharap mereka meluangkan waktu beberapa jam di Hari Minggu pagi -- tidak bisa hadir. Apa boleh buat? Next time better deh. :)

Yang jadi bintang tamu utama adalah Om Danoe Oembelan -- yang nickname-nya Mas Ndaru -- yang memintaku secara khusus mengadakan event pada tanggal 14 Desember karena ingin gowes bareng.

Kebetulan di hari yang sama kita mendapat undangan dari perumahan Citra Sun Garden yang terletak di kawasan Bukit Sari untuk meramaikan acara OPEN HOUSE yang mereka adakan. Sebagian dari kita langsung gowes ke arah Siranda, lanjut ke Kaliwiru, Jatingaleh dan Gombel, tanjakannya lumayaaan manasin dengkul. :) Sebagian yang lain loading pickup yang memang disediakan oleh panitia dari tikum -- TMP Giri Tunggal seberang POLDA -- sampai bengkel Bjo's Pit di kawasan Tembalang. Dari Bjo''s Pit kita gowes naik turun gunung (suwer, naik turun lho trek-nya dari Tembalang ke Citra Sun Garden) sampai ke lokasi OPEN HOUSE.

Pemandangannya lumayan keren! Nyesel dah yang ga ikut. (Bener nih!) Belum lagi camilan buat sarapan yang yummy! Plus bagi yang mendapatkan voucher belanja, lumayaaaan banget!

Sampai jumpa di event gomingpai selanjutnya yah!