Selasa, 06 Juni 2017

Tips Bersepeda ke Kantor

Memasuki bulan Juli 2017 ini, aku akan memasuki tahun kesembilan mempraktekkan bersepeda ke kantor, atau yang bahasa kerennya bike to work. Alhamdulillah ternyata aku termasuk tipe mereka yang tetap keukeuh dengan pilihan moda transportasi yang menyehatkan ini.

di satu kesempatan, mumpung ada yang motret :)

Dalam postingan ini, aku akan memberi beberapa tips untuk mempersiapkan diri para newbie bersepeda ke kantor. (FYI, background, aku tinggal di kota Semarang, kota yang tidak begitu besar jika dibandingkan dengan Jakarta, asal mula gerakan moral ini dimulai.)


  1. Yakinkan diri bahwa tubuh kita telah terbiasa bersepeda 'sejauh' jarak rumah - kantor, sehingga kita tidak akan kepayahan. Ini penting agar ketika kita sampai di kantor, kita tidak akan kelelahan dimana nantinya justru akan mengurangi performa kerja kita. 
  2. Selain itu, kita juga harus tahu berapa lama kita bakal butuh mengayuh pedal dari rumah ke kantor hingga kita tidak akan datang terlambat. Sesampai kantor masih ada waktu untuk mandi dan berganti busana kerja. Ini terutama jika jarak rumah - kantor lumayan jauh, apalagi jika harus melalui tanjakan sehingga sesampai kantor kita bakal berkeringat. Namun, jika kita 'beruntung' karena jarak rumah - kantor kurang dari 5 kilometer, kita cukup mendinginkan tubuh dari hawa panas jalan, sebelum memulai bekerja. Kita bisa langsung mengenakan busana kerja saat mulai meninggalkan rumah. Atau, bisa juga waktu berangkat, baju kerja kita letakkan di backpack, atau di tas pannier, jika kita punya. 
  3. Jika kita merasa butuh melakukan ujicoba dulu untuk mengetahui seberapa lama kita butuh waktu bersepeda dari rumah ke kantor, kita bisa melakukannya terlebih dahulu di akhir pekan.
  4. Pastikan bahwa kondisi sepeda yang akan mengantar kita ke kantor dalam kondisi prima, terutama jika kita harus mendaki tanjakan. :) Jika perlu, kita bisa mengenakan bandana/masker untuk melindungi wajah dari paparan asap knalpot kendaraan bermotor. Helm dan sarung tangan jangan lupa ya.
  5. Jika kita butuh mandi terlebih dahulu sesampai kantor, kita harus yakin bahwa kantor kita menyediakan tempat mandi yang cukup memadai. Ada beberapa kawan yang mengatakan mereka cukup membawa kanebo untuk membersihkan tubuh. Ini, tergantung dari masing-masing kita ya.
  6. Pastikan bahwa tempat parkir kantor kita aman. Ini penting karena telah sering kita dengar kasus pencurian sepeda di tempat-tempat parkir kantor di Jakarta. Kita juga harus melakukan tindakan preventif dengan menggembok sepeda. Atau jika kita menaiki sepeda lipat, kita bisa mencari space yang cukup lapang di dalam gedung kantor untuk menyimpan sepeda. 
  7. Sayangnya sekarang bus Trans Semarang tidak 'ramah' sepeda sehingga para pekerja bersepeda di kota Semarang akan kesulitan jika kita ingin menyambung moda transportasi. Misal, jika kita tinggal di daerah atas, Pudak Payung. Waktu berangkat, kita cukup nyaman karena akan dimanjakan dengan turunan. Namun, saat pulang, kita tak semudah 5 tahun lalu, karena kita bisa naik bus Trans Semarang (jika kita naik sepeda lipat.) 
  8. Bagiku pribadi sepeda jauh lebih fleksibel di musim hujan karena meskipun turun hujan dan banjir di beberapa ruas jalan, kita tidak perlu kerepotan bakal mesin mati. Satu hal penting yang tidak boleh lupa adalah mempersiapkan mantel, terutama bagi mereka yang tubuhnya tidak "waterproof". LOL.


Hayuk, jadilah orang yang peduli dengan kesehatan lingkungan. Mari bersepeda ke kantor.

IB 20.20 060617

1 komentar:

  1. Thx utk infonya..bermanfaat sekali.. mampir yuk ke http://elementmtb.com/tips-bersepeda-aman-sekaligus-hasil-maksimal-part-2/

    BalasHapus