Selasa, 14 November 2017

Gowes Menengok Tapak dan Candi Tugu

Kawasan mangrove yang terletak di Tapak - Jrakah telah menjadi salah satu tujuan kita gowes sejak beberapa tahun lalu, baik hanya aku dan Ranz, maupun bareng-bareng yang lain. (Kisah gowes narsis ke Tapak empat tahun lalu bisa dibaca di link ini.)

Sekian tahun berlalu. Awal November kemarin, akhirnya aku mengadakan acara bersepeda bareng di hari Minggu pagi kesana lagi karena ternyata oh ternyata, seorang Hesti belum tahu dimanakah lokasi mangrove Tapak itu. LOL. (Well, beberapa bulan terakhir ini aku semakin malas mengadakan migoreng a.k.a hari Minggu Pagi Gowes Bareng, malah seringnya sepedaan sendirian, gegara Ranz jarang ke Semarang. Ini bukan ngeles. LOL.)

Tanggal 5 November 2017 itu pun kita sepedaan tanpa Ranz, ga ada yang motretin kita. Om Budenk -- salah satu fotografer handal kita di event 7amselinas -- ikut, tapi beliau berangkat agak siang, sehingga menyusul. Well, mungkin bukan om Budenk yang kesiangan, kita aja yang berangkatnya kepagian. LOL.

Dan ... seperti yang kita lakukan empat tahun lalu, setelah bersepeda ke kawasan Tapak (berhubung sehari sebelumnya turun hujan yang cukup deras, kita ga sempat blusukan sampai ke dalam), kita mampir ke Candi Tugu dalam perjalanan pulang.

Catatan untuk Candi Tugu : lokasinya kian menyedihkan, dengan rumput ilalang yang tumbuh disana sini, nampaknya kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah kota Semarang. :(









Tidak ada komentar:

Posting Komentar