Rabu, 08 Februari 2017

Segowangi 36

Entah gegara 'kesambet' apa (lol), aku menyetujui keinginan beberapa kawan pesepeda untuk melaksanakan segowangi di 'atas', kawasan Tembalang dan sekitarnya, maksudnya. Mungkin karena (1) menginginkan suasana baru (2) bersilaturrahmi dengan kawan-kawan yang domisilinya di kawasan atas secara langsung, ga cuma lewat sosmed doang :) (3) ngajakin anak-anak pelor nanjak Gombel menjelang maghrib. kekekekeke ... Meski untuk ini, Tami dan Dwi terpaksa mbolos dari pekerjaan mereka. :D


Sempat dag dig dug deer gegara siang itu cuaca mendung. Jika hujan, tentu kita bakal sangat enggan menapaki tanjakan menuju Tembalang. Jika kita tidak datang, kasihan Om AB a.k.a Ariyanto Bjo, yang ketiban sampur jadi tuan rumah. :D

Jam setengah empat sore cuaca masih membuat kita galau. LOL. Namun pukul setengah lima sore kita berlima -- aku, Ranz, Dwi, Avitt, dan Tami -- telah berkumpul di seberang lapangan Kalisari. Dari sana, kita mulai nanjak ke arah Gajahmungkur. Pitsop pertama telah dipilih oleh Avitt dan Dwi : minimarket di ujung jalan sebelum masuk ke arah Jl. Rinjani. Hihihi ... gowes juga baru satu kilometer, jangan-jangan :D

Owh ya ... kita berempat naik seli, hanya Ranz yang naik roadbike, Larung. Hesti sedang berada di kawasan Banyumanik maka dia ga perlu repot-repot nanjak Gombel sore itu.


Syukurlah perjalanan lancar. Kita sempat berhenti mengumpulkan tenaga yang tercecer (lol) di bawah Gombel. Di tengah tanjakan Gombel, kita sempat berhenti lagi sekali. Disitu, Boy a.k.a Ilham dari batas kota menunggu kita. Tak lama kemudian, ketika kita memutuskan untuk melanjutkan gowes, muncullah Uak. Yeayyy ... The more the merrier ...

Jelang maghrib kita sampai di Bjos Pit, bengkel sepeda milik Om AB.

Dan ... ternyata memang benar. Dengan memindahkan lokasi segowangi, kita melihat sekian puluh wajah 'baru', sebagian (sebelumnya) hanya kita kenal lewat sosmed, yang lain, benar-benar kita belum kenal. lol. Om Aris Hien yang sudah lama absen segowangi pun nongol. hihihi ...






Om AB meminta Om Kundarto menjadi road captain. Untuk rute, dari Bjos Pit kita ke arah jalan raya, sesampai patung Pangeran Diponegoro (yang naik kuda lol) kita belok kiri, ke arah Banyumanik. Setelah melewati Sukun, kita belok kiri. Selanjutnya, aku tidak hafal rutenya. lol. Namun, on the way, kita sempat mampir di Taman Tirto Agung, buat foto-foto.

Kita mulai gowes pukul 19.45. Kita kembali ke tikum sekitar pukul 21.00. Setelah ngobrol-ngobrol dan makan malam bareng, aku dkk turun sekitar pukul 22.00.

Suwun semua yang telah hadir. Sampai ketemu di segowangi bulan Februari 2017.

BT 13.44 09 Feb 2017










Tidak ada komentar:

Posting Komentar