Senin, 28 Desember 2015

Lanjutan Mbolang Berempat : memenuhi panggilan adrenaline :D

Kamis 24 Desember 2015

Hari libur Isra' Mi'raj :)

Semula aku ingin mengajak Ranz, Tami, dan Dwi ke Kraton. Tapi ... ini kan hari Isra' Mi'raj, ada acara puncak sekatenan, bakal suasana penuh sesak, kacau balau :D Maka kuusulkan kita gowes ke Jembatan Landa ajah, yang terletak tak jauh dari Waduk Cengklik - Boyolali :)

Maka begitulah kisah kita hari ini. Tetap bangun pagi yang kesiangan, kita baru meninggalkan Jongke mendekati pukul delapan pagi. On the way, kita mampir sarapan soto, kemudian foto-foto (wajib nih hukumnya) dan ... sampailah kita ke Jembatan Landa. Jembatan ini sebenarnya merupakan jembatan irigasi, yang dibangun sejak pemerintah kolonial Belanda, makanya jembatan ini terkenal disebut dengan "Jembatan Landa" :) Di atas irigasi oleh orang-orang sekitar (sekian puluh tahun yang lalu) diberi papan agar bisa dilewati orang, untuk mengirit jarak yang harus ditempuh. Mungkin awalnya papan ini dimaksudkan untuk membantu orang menyeberangi sungai dengan jalan kaki ya, namun kenyataannya yang lewat sini tidak hanya mereka yang berjalan kaki, namun juga yang naik sepeda (onthel) plus sepeda motor! Hohohoho ...

Setelah narsis di Jembatan Landa, kita melanjutkan gowes ke Waduk Cengklik. Suasana panas, ternyata cukup membuat kita malas bernarsis ria di pinggir waduk. Setelah dua jepretan, kita pun mampir di satu warung untuk menikmati es teh, es degan, dan bakso bakar yang ditusuk ala sate. :)

Sekitar pukul setengah satu kita telah kembali ke rumah Ranz. Aku kembali ke Semarang sore itu dengan naik bus. Sedangkan Tami dan Dwi beserta Ranz ke Semarang di hari Jumat 25 Desember 2015 pagi hari dengan naik KA Kalijaga. Jumat malam kita ada event segowangi yang ke-23 :)

Berikut foto-foto narsis kita. Silakan disimak ... semoga ga sampe muntah-muntah :D
























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar