Selasa, 01 Desember 2015

SunMoRi : so-called blind adventure

Alkisah gegara sakaw sepedaan, hari Minggu 29 November 2015 usai mengerjakan 'my morning chores at home' aku mengeluarkan Cleopatra, yang sudah lumayan lama juga tidak kuajak dolan :) Sendirian karena Ranz di Solo dan teman-teman lain tidak jelas sedang sibuk apa. Hohohoho ... Ada dua rute di benakku (1) gowes enduro ke alun-alun Demak pp, tanpa berhenti (namanya juga 'enduro') (2) nanjak BSB. Sebenarnya pingin nanjak Unnes, namun karena sudah lama ga gowes nanjak, aku ga pede aku bakal mampu ga nanjak Unnes. :D

Cleopatra membawaku ke arah Semarang Barat, Jrakah, kemudian belok kiri. Ke BSB lah aku. :) Setelah melewati kawasan BSB, sempat kepikiran untuk belok kiri, tembus ke jalan yang ke arah TPA Jatibarang. Namun gegara melihat seseorang gowes yang dari belakang nampak seperti Om Budenk, namun versi (agak) langsing, LOL, dan dia didampingi seorang perempuan yang naik motor, aku entah mengapa jadi ngikutin dia terus melaju ke arah Jatisari. Selepas Jatisari (laki-laki itu tak terlihat lagi) dan tidak melihat penampakan Denny yang katanya mau nyepeda ke Jatisari, aku bingung mau lanjut kemana. Mau ke Sekatul, hmmm, entar ada yang ngambeg aku nyambangi Sekatul lagi. Kekekekeke ... akhirnya di pertigaan, aku belok kiri, ke arah Gunung Pati / Ungaran. This is a new track for me! Belum pernah aku melewati jalan ini. Well, resiko melewati jalan yang belum kukenal adalah : harus siap menghadapi rolling track yang mungkin bakal membuatku terkaget-kaget. Well, aku pun mempersiapkan mental, in case bertemu dengan tanjakan securam Unnes, atau lebih curam lagi dari itu.

Di awal belokan, trek didominasi turunan. Hwaaa ... kok turunan ya?  Lanjut ... lanjuut ... akhirnya sampailah pada trek rolling! turunan curam yang disambung dengan tanjakan curam. Mending jika jalannya lurus, ini mendadak belok! Jadi ga bisa mengirit tenaga karena di turunan aku harus mengerem, kemudian mengayuh pedal sekuat tenaga lagi. :D Honestly, terkadang di satu tanjakan aku sampai harus berkata dalam hati, "Fokus ... fokus ... fokus ... tanjakan akan berlalu juga!" hahahahaha ...






Karena terkaget-kaget dengan rolling track yang berbelok tajam beberapa kali, mentalku runtuh juga. LOL. Di pertigaan Gunung Pati, akhirnya kuputuskan untuk belok kiri, mengambil rute yang tembus ke Sadeng. Trek dari pertigaan situ sampai Jalan Abdul Rahman Saleh telah kulewati beberapa kali, jadi aman lah. :)

Btw, sesampai perumahan Grand Greenwood, aku ambil rute belok kanan, ke Sampangan, ga usah nanjak Kalipancur. Hehehehehe ...

Jarak yang kutempuh 42 kilometer dengan elevasi tertinggi 350 mdpl, berhenti sekali di sebuah mini market untuk beli air mineral karena bidonku telah kosong. :) Sempat motret di tiga lokasi yang berbeda. :)

Ternyata, setelah itu, aku pingin nyoba trek ini lagi, dan lanjut sampai pertigaan menuju Unnes, atau Ungaran.. Hahaha ... Kapan-kapan ahhh.

IB 16.32 01/12/2015

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar