Senin, 20 Mei 2013

Gowes Ceria to Mrapen


berdoa bersama sebelum berangkat
Bermula dari obrolan antara aku, Ranz dan Wawan untuk gowes bareng, akhirnya ada sekitar 28 goweser yang bergabung dalam event “Gowes Cerita to Mrapen” yang kita selenggarakan pada hari Minggu tanggal 19 Mei 2013.
Api Abadi Mrapen terpilih menjadi destinasi karena kita belum pernah gowes ke arah Purwodadi, rute yang berbeda dari rute menuju Stasiun Kedungjati. Dan ternyata banyak di antara peserta yang belum pernah ke Mrapen, meski mereka tahu bahwa di Mrapen lah terletak ‘api’ yang tak kan lekang meski terguyur hujan; dimana api PON selalu berasal dari sini. 

On the D day
 
berfoto bersama sebelum berangkat
Pagi yang cukup mendung karena jam 05.30 langit masih berwarna kelabu. Aku dan Ranz sampai di meeting point – toko sepeda RL Bangkong – menjelang pukul 06.00 (terlambat 30 menit dari jam yang kutulis di pengumuman di grup B2W Semarang FB). Disana sudah ada beberapa teman yang duduk manis menunggu. Allen – kenalan baruku waktu di Bike Expo – sudah ada disana bersama tiga orang temannya. Mereka berpikir setelah aku datang, perjalanan akan segera dimulai. Padahal aku masih perlu menunggu peserta yang lain yang belum datang. Tiga teman Allen langsung berangkat terlebih dahulu, namun Allen menunggu untuk berangkat bersama yang lain.

Allen Specialized :)
 
rombongan mulai meninggalkan meeting point

aku berdua Ibnu

dari belakang

Om Ari Bjo – ketua B2W Semarang – datang sekitar pukul 06.20 bersama Rio. 10 menit kemudian berdatangan teman-teman lain, seperti Om Topo, Uncle Duck, dll. Kita meninggalkan RL sekitar pukul 06.35 setelah berdoa dan berfoto bersama. Di daerah Pedurungan, bergabung lagi beberapa teman lain, seperti Mas Har + istri, dan Pak Eko S Darminto.
 
menunggu rombongan di belakang

Ranz harus ngebut di depan (naik BMX) untuk mengambil foto ini

yang di sebelah kanan itu tugu apa ya?
Perjalanan cukup lancar -- meski ada beberapa yang kemudian mengundurkan niat untuk terus gowes untuk kemudian balik ke Semarang  -- sampai di pertigaan Gubug untuk menunggu yang masih tertinggal di belakang. Kebetulan di tempat kita berhenti ada mini market maka kita pun langsung menyerbu untuk membeli ini itu. Pada kesempatan yang sama Eko Widhi mengganti bannya yang nampaknya bocor halus karena berulang kali dipompa namun lagi dan lagi ban menggembes. 

aku berdua Andra

Mas Har dan Wawan sibuk mengganti ban belakang sepeda Eko Widhi

Sekitar 15 menit kemudian kita melanjutkan perjalanan. Dari pertigaan Gubug itu, jika kita belok ke arah kiri, kita akan sampai ke lokasi tujuan kita "Api Abadi Mrapen" jika kita ambil arah kanan, kita akan sampai ke Stasiun Kedungjati. 
sebelum masuk ke 'gang' yang menuju lokasi

bersama rombongan yang naik seli :)

aku berdua Ranz :)

Tak sampai 15 menit kita gowes melanjutkan perjalanan, kita sudah sampai di pertigaan dimana sebelah kiri jalan ada papan penunjuk "API ABADI MRAPEN". Sebagian yang lain langsung belok kanan dan menuju lokasi, sebagian yang lain berhenti disitu untuk menunggu yang masih berada di belakang, sekaligus unjuk narsis. LOL. Waktu menunjukkan pukul 10.00.
the four girls among 28 cyclists :)
sebagian yang 'tersisa' setelah sebagian yang lain pulang

Acara tunggal di lokasi adalah berfoto-ria. LOL. Sebagian teman-teman yang nampaknya baru pertama kali ini naik seli ketika gowes euforia untuk berfoto bersama, "ayo yang seli yang seli yang seli. foto bareng dulu," kata seseorang. Setelah merasa puas berfoto, sebagian langsung buru-buru pulang -- terutama yang hobi berbalap-ria -- dengan alasan 'klise': sudah ada acara berikut yang menunggu.
on the way home 1
on the way home 2
Kurang dari tigapuluh menit kemudian yang lain pun siap-siap untuk pulang. Ada seorang peserta yang rumahnya Blora memisahkan diri karena dia berniat untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Blora. Di kawasan ini sebagian besar dari kita 'blank' tidak tahu dimana kita bisa sarapan, maka kita pun ga pakai mampir kemana dulu untuk kulineran. Namun menjelang sampai pertigaan Gubug, seorang teman yang nama akun efbenya 'Mas Har Aj' mengajak mampir di sebuah warung yang terletak di daerah pasar. Warung sederhana ini menawarkan menu soto ayam/daging, nasi rames, maupun nasi asem-asem daging. 
mampir ke sebuah warung makan
parkir sepeda dulu sebelum masuk ke warung makan

Jelang pukul 11, kita meninggalkan warung untuk kembali ke Semarang. Mentari bersinar sangat terik. Mungkin hal ini yang membuat sebagian dari kita tidak bisa melaju dengan cepat sehingga terjadilah dua kali berhenti untuk menunggu yang tertinggal di belakang. 

Rombongan terpisah setelah di Mranggen terjadi macet yang membuat sebagian melaju di depan sebagian yang lain tertinggal di belakang. Tak lagi ada peristiwa 'menunggu yang di belakang' mungkin karena dianggap sudah sangat dekat dengan perbatasan masuk kota Semarang. 
ngadem sembari menunggu yang masih di belakang

Aku, Ranz dan Om Topo berada di baris paling belakang. Kita mengayuh pedal dengan santai. Kita berdua berpisah dengan Om Topo di seberang RL Bangkong karena yang bersangkutan memarkir mobilnya di halaman RL. 
Ranz dengan es shanghai plus es kelapa muda
nasi timbel dengan nasi bakar

Sebelum pulang aku dan Ranz mampir dulu di rumah makan yang berlokasi di Erlangga gang 1, K*mp*ng N*s*. Ranz kelaparan sedangkan aku kehausan. LOL. Aku memesan es shanghai, Ranz memesan es kelapa muda dan nasi timbel. Karena masih haus, aku pun memesan (lagi) es teh yang kemudian kuminum berdua dengan Ranz.
kaos kembar kita terbaru, disain buatan Ranz :)

Usai makan dan minum, kita pulang; Ranz ke kosnya, aku ke rumah untuk mengambil motor. Setelah tukar sepeda dengan motor, aku ke kos Ranz untuk kemudian mengantarnya ke Sukun; Ranz pulang ke Solo sore itu juga. 

See ya next event, guys!

FBB Uni 19.55 20/05/13

P.S.:
Thanks for all participants. Without you, the journey wouldn't be that exciting!
Special thanks buat Paketu yang mendukung penuh acara ini terselenggara.
Very special thanks always for my loved Ranz for the memorable pictures.

Om AB in action, paketu B2W Semarang sekarang

6 komentar:

  1. itu Tugu selamat datang di Kabupaten Grobogan yg sengaja kuphoto dngan minta kamu ke depan..

    foto mrapen nya mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. ooo ... itu tugu selamat datang ya? I was thinking about that too when writing it here :D

      nah, tuh foto-foto di Mrapen sudah kususulkan :)

      Hapus
  2. Keren yaa kalo bersepeda rame2 gitu bareng komunitas nya ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. rasa asyiknya memang berbeda jika dibandingkan dengan ketika gowes hanya berdua :)

      Hapus
  3. Pengalaman pertama gowes jarak jauh, Semarang-Blora sekitar 120 km. Sampai rumah 17.10 setelah 3 kali istirahat + 1 kali dipaksa berhenti hujan lebat banget.
    Over all, seru bangeeet.. :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaahhh .. kamu keren! sekalinya nempuh jarak ratusan kilometer, sendirian! :)

      Hapus