Sabtu, 16 Maret 2013

Gowes Semarangan : Gowes ke Vihara Avalokitesvara

Waktu libur Hari Raya Nyepi, aku gowes sendiri (karena Ranz di Solo) ke vihara Avalokitesvara. Meski sempat ragu jadi atau engga -- terbiasa gowes berdua Ranz kali ya? -- akhirnya setelah menyelesaikan tugas pagi di dapur, aku siap-siap.

Sekitar jam setengah tujuh aku meninggalkan rumah. Aku mengambil rute yang sama persis dengan rute bike to work ke sekolah: dari Pusponjolo ke arah jembatan sungai Banjirkanal menuju jalan Suyudono, kemudian belok ke arah Kalisari. Keluar dari gang kecil di samping lapangan Kalisari, aku sudah sampai di jalan Dr. Sutomo, langsung belok kanan menuju rumah sakit Dr. Kariadi.

Dari pertigaan, aku belok kanan menuju arah Gajahmungkur / jalan S. Parman. Kali ini aku tidak sedang mood menantang diri sendiri untuk men'daki' tanjakan Gajangmungkur / S. Parman, maka aku belok kiri, ke jalan Rinjani yang jauh lebih ramah pada pesepeda. :)

di seberang sekolah

Perjalanan lancar sampai pertigaan Kaliwiru, nanjak Teuku Umar yang lumayan curam, terus sampai kaki bukit Gombel. Aku berhenti persis di sebrang sekolah untuk motret Austin, dimana papan nama sekolah terpampang juga, meski di seberang. Tak lama kemudian aku melanjutkan perjalanan nanjak Gombel.

di puncak Gombel
Kurang lebih 13 menit waktu yang kubutuhkan untuk mengayuh pedal Austin dari kaki bukit sampai puncak bukit Gombel. Disini, aku menyempatkan lagi motret Austin, dimana jalan masuk menuju restoran Mutiara terlihat. :) Setelah itu aku melanjutkan perjalanan hingga Sukun, Banyumanik, hingga vihara Avalokitesvara.

di bawah tangga menuju bangunan utama vihara

Aku sampai di vihara sekitar pukul delapan pagi. Aku melihat sudah ada sebuah bus mini diparkir tak jauh dari tempat parkir, namun belum kulihat rombongan turis/pengunjung di kawasan dalam. Aku segera ambil posisi untuk menjepret Austin dimana bangunan vihara terlihat. :)

Austin di papan nama Pagoda Avalokitesvara

Sekitar jam setengah sembilan aku siap-siap meninggalkan lokasi. Pada waktu itu aku melihat rombongan orang yang nampaknya akan beribadah. Kemudian kulihat rombongan lain lagi yang kutengarai adalah rombongan turis (alias bukan yang akan beribadah.)

Aku menyeberang jalan, untuk kembali turun ke arah Banyumanik, Gombel, dst. Jalanan tidak begitu ramai mungkin karena hari libur.

Austin di pintu masuk Gombel Golf

Waktu menuruni jalan Gombel Lama, aku sempat mampir ke Gombel Golf area sejenak karena ingin menengok bakal gedung sekolah. Setelah menuruni Teuku Umar, aku memilih terus ke arah jalan Wahidin dan turun di Tanah Putih. Sampai di pertigaan dimana ada traffic light, aku belok kanan, menuju jalan Mrican. Terus sampai Kedungmundu, pom bensin, perumahan Graha Wahid, jalan Fatmawati, keluar ke arah jalan Majapahit, belok kiri, kemudian belok ke arah jalan arteri.

Memasuki jalan arteri, sang surya bersinar kian terik. Cuaca begitu panas. Aku meneruskan kayuhan hingga sampai bunderan Bubakan, pasar Johar, jalan Pemuda, terus menuju Tugumuda. Muter Tugumuda masuk ke jalan Sugiyopranoto, hingga menyeberangi jembatan Banjirkanal, terus belok ke arah Pusponjolo.

Keseluruhan jarak yang kutempuh 45,5 kilometer.

C-net 15.10 16/03/13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar