Jumat, 17 Juni 2016

Snow White

SNOW WHITE adalah nama sepeda lipat yang pertama kali kupakai mbolang ke luar kota. Check this link. Snow White dibelikan kakakku yang baik hati dan tidak sombong plus rajin menabung di bulan Desember 2010, Alasannya simpel, dia ingin adik-adiknya di Semarang pun bisa menikmati rasa naik sepeda lipat, setelah dia sendiri beli satu sepeda lipat untuk di rumahnya di Cirebon.

Karena telah ada sepeda lipat inilah, aku mengiyakan ajakan Cipluk untuk menghadiri gathering B2W korwil Jateng DIY di bulan Januari 2011. Ini adalah debut Snow White mbolang ke luar kota.

Kesempatan kedua mbolang bersama Snow White, kita kembali ke Jogja dua bulan kemudian, Maret 2011. Kali ini aku bergabung bersama KomseliS (komunitas sepeda lipat Semarang) untuk menghadiri satu event yang diberi tajuk JOGJA ATTACK yang konon merupakan embrio event jambore untuk sepeda lipat se Indonesia. Jika di event yang pertama dipicu oleh rasa kangen Jogja (plus komporan Cipluk) yang kedua ada menu yang super menggoda : bersepeda dari bunderan UGM menuju Candi Borobudur.


Kesempatan ketiga, aku memenuhi undangan Ranz untuk berkunjung ke kotanya, Solo. Setelah itu, kita melanjutkan perjalanan dengan gowes ke Jogja lagi! hohohoho ... Dan ternyata oh ternyata ... mbolang ke Solo + Jogja ini menjadi embrio kisah bikepacking kita selanjutnya. Yuhuuu ... :) Ini kita lakukan di bulan Juni 2011.

Mbolang kali keempat bersama Snow White adalah dolan ke Karimun Jawa. Tertarik dengan rencana adikku dolan ke KJ bersama teman-temannya, tapi aku ga mau dolan bareng mereka, aku mengajak Ranz ke KJ. Ranz yang mengaku phobia air, namun godaan dolan KJ lebih menggiurkan, dia pun menerima ajakanku ke KJ. Bahkan dia pun mengajak bawa sepeda. Nah! Saatnya Snow White beraksi lagi. :) Awal Juli 2011 kita pun mbolang ke KJ.

gowes di Karimun Jawa

Ternyata bikepacking alias mbolang naik sepeda memang benar-benar bikin ketagihan. :D Usai mbolang ke KJ, kita pun merencanakan perjalanan selanjutnya.

Di bulan September 2011 kita kembali beraksi. Uhuk :D Karena aku suka pantai, Ranz pun mengajakku ke pantai lagi. Usai berlebaran di awal September itu, kita kembali mengayuh pedal sepeda lipat kita ke arah Wonogiri. Pantai Nampu menjadi tujuan kita. Bikepacking ke Pantai Nampu ini akan tetap menjadi sangat memorable gegara kurang informasi, kita terpaksa menginap di lobi satu hotel di kota kecamatan Pracimantoro. Hohohoho ...

Di masa libur akhir tahun 2011, kita kembali mbolang. Akhir ini kita tidak ke pantai, melainkan ke ... gunung. LOL. Gegara tertarik satu artikel di satu media nasional tentang Candi Cetho, aku pun mengajak Ranz kesana. Karena ketidaktahuan Ranz bahwa kita bisa langsung gowes ke Candi Cetho, kita gowes dulu ke Tawangmangu. Lha malah muter jauh lah kita. hihihihi .. Tapi malah di bulan Desember 2011 itu kita mengunjungi 3 lokasi, Grojogan Sewu di Tawangmangu, beserta Candi Cetho plus Candi Sukuh.

Snow White dan Pockie di pelataran camping ground Tawangmngu
Awal tahun 2012, mendadak kita mbolang ke Wonosobo + Dieng. Ini tanpa rencana. Setelah mendapatkan undangan pernikahan dari seorang rekan kerja yang aslinya Wonosobo di bulan Januari 2012, aku mengajak Ranz untuk ikut menghadiri pesta pernikahan ini. Kebetulan ada tambahan satu hari libur di hari Senin, kita pun melanjutkan perjalanan ke Dieng. Ini kali pertama kita mbolang bersama Angie, dan kita hanya membawa 2 sepeda lipat, hingga kita tidak bisa bebas bergerak. But it was okay. :)

Juni 2012 aku kembali mengajak Snow White dolan, kali ini untuk menghadiri gathering korwil B2W Jateng dan DIY yang diselenggarakan di Jepara. Jika di bulan Januari 2011 aku dikompori Cipluk, kali aku tidak ada yang mengomporiku. LOL. Ranz yang baru saja mengikuti event gowes Srikandi 2 mewakili kota Jepara (meski asli Solo) diundang langsung oleh om Andang, salah satu panitia. Dan ... tentu saja Ranz mengajakku. :)

Snow White kembali beraksi di bulan Agustus 2012, saat kita bikepacking Semarang - Rembang - Lasem - Tuban. Pertama kali aku benar-benar menaiki Snow White dalam perjalanan karena sebelum ini aku biasanya menaiki Pockie. Snow White yang memiliki rak boncengan biasanya dibebani tas pannier tempat kita menaruh segala peralatan yang kita butuhkan dalam perjalanan. Oleh karena beban ini, yang menaiki Snow White pun Ranz. hihihihi ... Kali ini Ranz telah memasang rak boncengan di Pockie untuk dibebani tas pannier. Oh ya, ini juga kali pertama kita mbolang nyebrang propinsi, ke Jawa Timur :)

Di bulan November 2012 kita kembali menyeberangi batas propinsi, ke Jawa Timur lagi. :) Tatkala kita ke Tuban, beberapa teman facebook-ku memamerkan Trowulan yang penuh dengan peninggalan kerajaan Majapahit. Mereka mengompori untuk melanjutkan perjalan dari Tuban ke Trowulan. Akhirnya di bulan November 2012 kita memiliki kesempatan untuk mengunjungi candi-candi di Trowulan, sekaligus mengikuti jambore sepeda lipat nasional yang kedua. Jadi setelah mbolang di Mojokerto, kita melanjutkan perjalanan sampai Surabaya. :)

Dan ... mbolang ke Surabaya ini adalah mbolang Snow White terakhir keluar kota. Mulai tahun 2013 aku mbolang keluar kota dengan menaiki Austin. :)

Snow White kujepret di seberang Lawang Sewu, waktu bike to home

Kadang aku masih menaiki Snow White, untuk berangkat kerja ke kantor, kadang bersepeda di hari Minggu pagi, dll. Setelah Austin ku-upgrade di bulan Januari 2014, dengkulku kian manja :D hihihi ... padahal harus tetap kuakui, jika di jalan datar, dan kecepetan tertentu telah kucapai, Snow White larinya jauh lebih stabil ketimbang Austin. Namun, setelah lamaaaa Snow White tidak terlipat, jangan-jangan lipatannya kian berat ya? Dan malah menjadi ga bisa dilipat? Wew ... Btw, aku bermimpi satu kali nanti mengajak Angie mencoba mbolang dengan bawa sepeda lipat, misalnya ke Trowulan - Mojokerto, atau susur selokan Mataram - Jogja.

IB180 13.13 18/06/2016

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar