Kamis, 14 November 2013

ORENJ, MY (FIRST) LOVELY MOUNTAIN BIKE

ORENJ, MY (FIRST) LOVELY MOUNTAIN BIKE

Orenj, foto dijepret tanggal 23 November 2008, menjelang gowes ke Maron

22 November lima tahun yang lalu beberapa teman terkasih yang tergabung dalam Komunitas B2W Semarang memberiku loving surprise: sebuah sepeda gunung berwarna oranye, out of the blue! (Yah, namanya juga surprise ya? Heheheheh) Sesuai dengan warnanya, maka sepeda ini kuberi nama ‘Orange’ yang berarti oranye dalam English. (Dalam perjalanan selanjutnya namanya kuganti ‘Orenj’ seperti cara membaca ‘Orange’ karena kadang orang salah membaca ‘Orange’ dikira adalah bahasa campuran Bahasa Indonesia dan Boso Jowo. J

on the way XC Banyumeneng pertama 2009

Debut gowes Orenj dimulai dari tanggal 23 November 2008, memenuhi ajakan teman-teman untuk gowes ke Pantai Maron. (Btw, sebelum ‘mendapatkan’ Orenj, untuk b2w maupun sepedaan di hari Minggu aku naik sepeda gunung merk Winner, ‘lungsuran’ kakakku yang dia beli di awal tahun 1990-an, saat pertama kali sepeda federal booming.) Gowes luar kota pertama Orenj adalah ke Jogja bersama 13 teman lain (Boil + istri, Erwin + istri, Jekpit alias Zacky, Ipoet, Maia, Eka, Mastung, Yudi, Yoni, Rashid, dan Lila adikku.) Kita TIDAK gowes Semarang – Jogja sih, tapi sepeda diloading dulu sampai Jogja pada hari Sabtu 29 November. Malam itu kita NR ditemani teman-teman B2W Jogja. Paginya kita berempatbelas gowes ke Tamansari + Malioboro. Pulang ke Semarang loading lagi. J

pertama kali mejeng di tulisan UNIVERSITAS GADJAH MADA bersama sepeda (Orenj) :)

Debut Orenj untuk bermain lumpur adalah ke Pantai Maron Desember 2008. Sedangkan debut Orenj untuk ber-XC ria adalah ke Banyumeneng bulan Januari 200. Pertama kali aku belajar menggunakan shifter untuk memindah gear untuk menapaki tanjakan. (There will always be the first time in everything, won’t there? J) Di XC ini, Orenj tidak hanya kuajak main lumpur namun juga nyebrang sungai yang airnya mengalir cukup deras dikarenakan sedang musim hujan.

XC di Banyumeneng 2011

Debut Orenj menapaki tanjakan onroad bulan Januari 2009 juga, yakni tanjakan Siranda dan Gombel. Aku masih butuh didorong teman. Selepas tanjakan Siranda, aku perlu istirahat sekitar 15 menit di Taman di ujung atas Siranda (padahal didorong! Heheheheh ...) Mungkin untuk melewati tanjakan Gombel aja aku butuh 1 jam! Ahhh ... thanks to those joining this ‘uphill biking’ yang sangat sabar menungguku. You were all awesome! J

otw gowes ke Kudus 15 April 2011
otw gowes ke Pantai Bandengan 29 Mei 2013
otw gowes ke Pantai Cahaya Weleri Maret 2012

Orenj kuajak keluar kota lagi waktu B2W Semarang ngadain GCtK alias gowes ceria to Kudus yang diikuti oleh lebih dari 50 orang tanggal 15 April 2011. Rekor yang hingga sekarang belum tertandingi. J Berikutnya gowes piknik ke Pantai Bandengan di Jepara tanggal 29 Mei 2011. Peserta sekitar 26 orang.
Waktu gowes ke Pantai Cahaya Weleri bulan Mei 2012 aku juga mengajak Orenj, meski waktu itu aku sudah punya Austin, sepeda lipat 20” downtube nova untuk menemani Tami yang juga naik mtb.

in action ber-b2w
mejeng di gedung (baru) sekolah saat kupakai b2w

Hari Minggu 3 November 2013 kemarin velg Orenj kuganti karena memang sudah saatnya diganti. Pedal Orenj kuganti sekitar awal tahun 2013. Selain itu, spare parts Orenj yang lain masih asli.

Aku pernah begitu mencintai berenang, sebelum mulai bergabung Komunitas B2W Semarang. Sekarang aku jauh lebih sering bersepeda ketimbang berenang. Tanpa Orenj, well, mungkin aku ga akan pernah berbagi kisah bersepeda merambah kota-kota lain, meski ketika bikepacking, yang kuajak menemani adalah sepeda lipatku – baik Snow White maupun Austin – dengan alasan kepraktisan ketika akan kembali ke Semarang, karena seli jelas mudah dilipat untuk dimasukkan ke bagasi bus, demi menghemat waktu. J


PT56 06.22 05 November 2013 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar