Minggu, 20 Maret 2016

The D-Day Night Ride Earth Hour 2016

Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba! hari Sabtu 19 Maret 2016  pukul 19.00!

Jelang waktu kumpul yang telah ditentukan, aku dan Ranz sampai di (depan) Balaikota. Sudah ada beberapa sobat pesepeda yang telah berkumpul. Seperti biasa, aku menyalami satu per satu. Terlihat beberapa wajah yang tak biasa hadir di acara Segowangi. Wahhh ... nampaknya usaha melaksanakan gowes malam di hari selain Jumat untuk menyaring partisipan lumayan berhasil nih. :)

Kian malam kian ramai. Jika biasanya kita menunggu rombongan dari Semarang Timur untuk menentukan kita mulai "ritual pertama" sebelum gowes (baca => foto bareng LOL), kali ini kita melihat jam. Pukul 19.20, setelah yang berkumpul hampir sejumlah 50 orang, (rombongan Semarang Timur pada absen kali ini) aku mengajak yang telah hadir untuk berfoto bersama.




Setelah foto bersama, kita menunggu Tayux dan Da (om ketu Komselis dan yayangnya) yang baru datang untuk persiapan. Kebetulan di seberang Balaikota ada serombongan pesepeda lain yang datang, mereka mendekat dan salah satu dari mereka mengatakan ingin bergabung. akhirnya kita berfoto-foto bersama lagi. The more the merrier ... :)




Seperti rencana, dalam perjalanan kita berfoto-ria di Polder Tawang. Ini adalah spot foto pertama. Berhubung yang gabung banyak sekali, lebih dari 70 orang, yang ikutan foto malah sedikit, karena keterbatasan arena, yang lain asyik foto-foto sendiri. :) Dengan komunitas masing-masing atau dengan pasangan masing-masing.

Spot foto kedua adalah Taman Pandanaran. Banyak orang ternyata memilih tempat itu untuk nongkrong malam minggu. Maka teman-teman sepeda pun sibuk foto-foto sendiri. Aku senang jika mereka menganggap ini adalah kesempatan indah untuk diabadikan. Rombongan komunitas KOMPAK yang datang bergabung ternyata juga belum pernah gowes malam, maka mereka menganggap hal ini sangat menyenangkan, apalagi kita mampir di titik-titik yang biasanya dijadikan tujuan wisata untuk foto-foto.



Rencana semula dari Taman Pandanaran memutar ke Jalan Kyai Saleh kemudian lanjut lewat Jalan Dr. Soetomo (Kalisari) tidak jadi kita lakukan karena Tayux bilang di daerah situ terjadi kemacetan parah dikarenakan ada acara-acara tertenu. Akhirnya kita pun langsung menuju Tugumuda, sebagai titik akhir.

Mendekati Tugumuda, terlihat lampu-lampu di kawasan titik bersejarah untuk Semarang ini gelap. Ahhh ... lumayan laahh ... PemKot memadamkan lampu di kawasan ini untuk ikut serta menghayubagya Earth Hour.





Suwun partisipasinya para sobat sepeda Semarang dan sekitarnya. Tahun depan kita adain lagi night ride khusus edisi Earth Hour. Jangan kapok gowes bareng-bareng lagi yaaa. Sila mantengin foto-foto hasil jepretan Ranz. Ga banyak sih yang kucomot untuk blog ini. Dan mari kita tunggu edisi vlog-nya. :)

LG 12.31 21/03/2016













Tidak ada komentar:

Poskan Komentar