Senin, 29 Januari 2018

SEGOWANGI 46 ~ November Rain

Seperti segowangi45 di bulan Oktober dimana pertama kali aku menggunakan tema BERSEPEDA TUNGGAL IKA (move on dari tema sekitaran halloween sejak tahun 2014 LOL), di bulan November 2017, aku pun move on dari tema sekitaran HARI PAHLAWAN. :D Untuk pertama kali aku menggunakan tema – yang kuadopsi dari judul lagu slow rock – yakni NOVEMBER RAIN. J

Seperti biasa, segowangi ke-46 kita selenggarakan di hari Jumat terakhir di bulan November ini. Mengambil tema NOVEMBER RAIN alias udan ora udan tetep pitpitan karena sejak awal bulan November, hujan rajin sekali menyambangi kota Semarang. Dengan tema udan ora udan tetep pitpitan, kuharapkan rekan-rekan pehobi gowes malam tidak ragu untuk datang, meski hujan datang. J

Agar terlihat dengan mudah oleh pengguna jalan lain, warna oranye untuk jersey maupun kaos kupilih. Untuk memberikan sedikit tantangan (nanjak), aku memilih rute : Balaikota – Tugumuda – Jl. Sugiyopranoto – Jl. Jendral Sudirman – Kalibanteng – Jl. WR Supratman – Jl. Suratmo – Jl. Simongan – Jl Kaligarang – Jl. Dr. Sutomo – Tugumuda – Jl. Imam Bonjol – Jl. Pierre Tendean – Jl. Pemuda – Balaikota.

Namun ternyata, menjelang berangkat, hujan beneran turun. Dan, seperti dua bulan sebelumnya, aku dkk memilih menunggu hujan sedikit mereda, hingga sekitar pukul delapan malam. Baru kita mulai mengayuh pedal. Karena sudah cukup malam, aku dkk tidak mengikuti rute seperti yang telah kuumumkan di grup facebook B2W Semarang, yang penting tetap bersepeda. Dari balaikota kita menuju Tugumuda kemudian belok ke jalan Pandanaran, sesampai Simpanglima kita belok kiri ke arah jalan Gajahmada. Lurus hingga jalan Depok, kita belok kiri. Dari Depok kita kembali masuk ke jalan Pemuda, kembali ke balaikota. Ternyata sesampai balkot, kita bertemu dengan Hariyadi dan seorang kawan kerjanya yang telah kembali dari bersegowangi mengikuti rute yang kutulis. Waw. Dia tidak melihat kita masih nongkrong di balaikota waktu dia datang. Karena tidak melihat siapa-siapa, dikira kita sudah berangkat, maka dia langsung ngebut nyusul. Berbekal rute yang kutulis di grup, dan google maps, mereka berdua mengikuti rute dengan baik. Hariyadi bilang, “Seneng kok, bisa lebih tahu jalan-jalan di kota Semarang.” Hihihi ...

Sampai bertemu di segowangi selanjutnya!















LG 10.50 29/01/2018 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar