Rabu, 01 Februari 2012

Bikepacking Trip to Karimun Jawa (2)

Day 2, 3 Juli 2011

Kita sama-sama terbangun sekitar pukul 04.30. Ketika keluar dari kamar untuk mandi, kudapati banyak orang yang ‘terdampar’ di sofa yang terletak di ruang tamu dan juga di teras. Mereka ternyata adalah para ‘tamu’ yang tidak mendapatkan kamar. (Wah ... kesempatan peluang bisnis nih, terutama pada masa liburan dimana banyak orang yang bepergian ke Karimun Jawa dan butuh penginapan.)

Kudengar orang-orang berkisah tentang penuhnya KM Ferry Muria dikarenakan libur panjang. Dari pemilik penginapan pun aku mendengar kisah tamu penginapannya yang tertahan dua hari di penginapannya gara-gara tidak mendapatkan tiket untuk menyeberang ke KJ. Wedew. But aku cuek saja, tidak segera berangkat ke pelabuhan karena mentang-mentang aku kan ngikut paket wisata yang tentu tiket kapal bukan menjadi tanggung jawabku. Aku dan Ranz pun nyantai saja, jika sampai ga dapat tiket, ya sudah, kita mau bikepacking kemana gitu, terserah mood mau kemana.

Nevertheless akhirnya menjelang pukul 06.30 kita sudah meninggalkan penginapan karena diburu-buru oleh sang empunya penginapan. Namun ternyata sesampai di lokasi, belum kutemukan orang dari wisatakita.com Malah aku membeli tiket untuk Snow White dan Pockie untuk naik kapan terlebih dahulu sedangkan aku dan Ranz belum mengantongi tiket. Si penjual tiket untuk sepeda malah menyuruhku segera naik kapal agar bisa memilih tempat duduk. Weleh. Tiket untuk penumpang aja belum dapat?

ferry yang sepi :)
masih seger, belum mabuk laut :-P
Tak lama kemudian, aku telah bertemu dengan orang dari wisatakita.com, maka aku dan Ranz pun naik kapal. Di luar perkiraan, suasana kapal tidak penuh sesak. Aku dan Ranz dengan leluasa bisa memilih untuk duduk di sebelah mana.

dilarang buat sampah ke laut, nice warning :)


dilarang usil dengan urusan orang :-P

KM Ferry Muria meninggalkan pelabuhan Kartini tepat pukul 09.00. Ternyata Muria berjalan dengan begitu lelet sampai aku dan Ranz menyayangkan mengapa tidak ada jembatan yang menghubungkan Jepara dan KJ sehingga kita berdua bisa memilih gowes dari pada duduk-duduk bengong sembari diombang-ambingkan ombak di dalam kapal.

pemandangan di tengah perjalanan di atas KM Muria

kapal tangki di tengah laut


pemandangan di tengah perjalanan 2


pemandangan di tengah perjalanan 3


pemandangan di tengah perjalanan 4
Ranz yang beberapa hari sebelum keberangkatan mengutarakan kephobiaannya pada air, ternyata ga terlihat phobia-phobia amat kok. :) Dia sibuk membidik pemandangan yang kita lihat dari tempat duduk kita dengan kamera DSLR nya. Bahkan tatkala aku yang hobi berenang mulai terkena mabuk laut (ada hubungannya ga ya?) dan memilih memejamkan mata, dia tetap dengan keukeuh duduk anteng di sampingku, tidak mabuk sedikit pun. Ck ck ck ck ...


Perjalanan berjalan sesuai rencana sehingga menjelang pukul 15.00, sudah terlihat dermaga KJ. Ajaibnya begitu turun dari Muria, mabuk lautku langsung hilang! Dengan antusias aku langsung mengayuh pedal Snow White, Ranz bersama Pockie, mengikuti kendaraan yang mengangkut peserta wisatakita.com lain menuju sebuah rumah tempat kita mendapatkan makan sore dan es kelapa muda.

Ada delapan belas orang yang tergabung dalam paket yang kuikuti. Kita dibagi dalam beberapa tempat menginap. Dikarenakan rombongan kita adalah rombongan yang tidak terangkut paket tanggal 2-5 Juli kita pun tidak ditempatkan di guest house seperti yang dijanjikan. (Aku bayangkan guest house yang dipesan sudah penuh dengan rombongan yang berangkat satu hari sebelum rombonganku.) Sebagai ganti, kita diinapkan di beberapa rumah penduduk. Well, Ranz and I didn’t mind anyway.

Pockie dan Snow White di pintu gerbang selamat datang di Karimun Jawa
Selesai menaruh barang dalam kamar dan mandi, kita berdua keluar lagi ke dermaga, tempat KM Ferry Muria berlabuh, untuk mengabadikan keberadaan Snow White dan Pockie di depan gerbang ‘selamat datang di Karimun Jawa’. :) kebiasaan para bikepacker like us, I believe. :) Dari sana, kita pindah ke sisi pantai yang lain untuk menikmati sunset.
"Ranz" on the sand :)
Malam pertama di KJ, kita makan malam di RM Bu Ester yang namanya diabadikan di website wisatakita.com :) Makanannya sih oke di lidahku, namun tehnya terasa kurang mantap seperti rasa teh di pulau Jawa. Wedew.

Balik ke penginapan sekitar pukul 21.00, aku masih punya energi untuk menulis dan posting pengalaman XC ke Banyumeneng tanggal 29 Juni 2011. Ranz menemaniku, sembari ngikut membaca. :)


kita memandang bulan yang sama, dimana pun kita berada :)


bagus yaaa? :)

Kita tidur mungkin sekitar pukul 23.00.

To be continued ...















Tidak ada komentar:

Posting Komentar