Kamis, 02 Februari 2012

Bikepacking Trip to Karimun Jawa (6)

Kucopy-paste dari sini

Bikepacking Trip to Karimun Jawa (6)

Day 6, 7 Juli 2011

Aku dan Ranz bangun sekitar pukul 04.30 langsung mandi. We prepared ourselves untuk memastikan tidak meninggalkan satu barang pun di penginapan.

Sekitar pukul 06.00 kita menuju dermaga untuk membeli tiket kapal. Setelah ngantri dan strugge kurang lebih satu jam, akhirnya aku mendapatkan tiket. Pukul 07.00 aku dan Ranz dengan semangat menuju kapal, memarkir dua sepeda lipat di tempatnya, kemudian kita naik ke dek penumpang to find out that most seats were taken already!!! Ufff ... Untung kita menemukan satu kursi kosong yang kemudian kududuki, sedangkan Ranz berdiri di sampingku, seperti banyak penumpang lain yang tidak kebagian tempat duduk. Aku sudah memutuskan setelah kapal berangkat, aku dan Ranz akan duduk di atas ‘lantai’ saja bersama.

Rencanaku berubah ketika beberapa detik sebelum kapal berangkat aku sudah mabuk. (Huuuhhhh ...) Ranz memaksaku minum antimo. Setelah itu, aku malah memilih membaringkan tubuh di antara deretan kursi-kursi yang tidak terisi tas bawaan penumpang lain. Aku menyuruh Ranz duduk di kursi yang tadi kududuki. Dan ... ternyata antimo bekerja dengan sangat cepat! Tak lama kemudian, aku tertidur dengan nyenyak! LOL.
di dalam KM Muria
Kurang lebih satu setengah jam sebelum kapal akan mendarat di pelabuhan Kartini Jepara, aku baru terbangun. LOL. Namun aku tetap tidak meninggalkan ‘pembaringanku’ meski Ranz menyuruhku bangun dan duduk di kursi yang dia duduki. 

Kapal merapat ke dermaga sekitar pukul 15.00. It took us around 30 minutes to get down the ferry karena penuhnya penumpang. Keluar dari pelabuhan, dengan kayuhan mantap dan pasti, aku dan Ranz memutuskan untuk gowes ke Semarang.
di gerbang kota Jepara 1
Sempat beristirahat sejenak di sebuah rumah makan yang terletak di tengah kota Jepara untuk makan dan shalat, kita melanjutkan gowes sekitar pukul 16.30. Meski Jepara adalah kota kecil, ternyata aku dan Ranz mencapai gerbang keluar kabupaten Jepara sekitar pukul 18.00. jika dibandingkan dengan ketika gowes piknik Semarang – Pantai Bandengan 29 Mei lalu, memang seharusnya perjalanan sore itu lebih mudah karena dilaksanakan pada waktu sore-malam hari, tanpa perlu disengat sinar matahari. Namun, kendala lain muncul. Setelah keluar Kabupaten Jepara sampai ke pertigaan Welahan kita jarang menemukan lampu yang menerangi jalan, sehingga praktis memacu sepeda dalam kegelapan. Banyak truck dan bus yang nampak sangat tidak ramah kepada kita berdua karena kita dianggap (nyaris) tidak ada! Lampu yang berkelap-kelip di setang sepeda dianggap hanya merupa kunang-kunang barangkali.  Setelah melewati pertigaan Welahan, kita bisa bernafas lebih lega karena jalanan pantura yang lebih lebar dan diterangi oleh lampu jalan.
di gerbang kota Jepara 2
Kita gowes tanpa berhenti sampai di alun-alun Demak, kurang lebih sejauh 40 kilometer. Kita mampir ke sebuah mini market untuk membeli minuman dan snack untuk sekali makan. Sempat ‘diwawancarai’ tukang parkir dan beberapa orang di situ selama kita nongkrong kurang lebih 15 menit. It was around 20.00.
50 kilometer lagi Semarang! yeay!

Dari alun-alun Demak sampai Pusponjolo Semarang kita nyaris tidak berhenti gowes kecuali ketika aku membalas sms dari Angie yang menanyakan aku sampai dimana dan menganggap keputusanku gowes Jepara – Semarang adalah keputusan gila. LOL. (She herself was under pressure anyway. LOL.)

Aku sampai di rumah pukul 22.00. Ranz mengantar hingga dia yakin aku utuh sesampai rumah. :) Kemudian dia gowes lagi ke Tugumuda dimana dia telah berpesan pada travel yang akan dia tumpangi untuk menjemputnya di kawasan landmark kota Semarang itu. Ranz sampai rumahnya di Solo mungkin sekitar pukul 01.00 dini hari.

Thank you for everything my darling Ranz. Love you! Until our next bikepacking trip!

GL7 14.42 260711

Tidak ada komentar:

Posting Komentar