Rabu, 01 Februari 2012

Bikepacking Trip to Karimun Jawa (4)

Kucopy-paste dari sini

Bikepacking Trip to Karimun Jawa (4)

Day 4, 5 Juli 2011
Seperti sehari sebelumnya, aku dan Ranz meninggalkan penginapan pukul 06.30 untuk gowes sejenak. Hari ini kita mengambil arah yang berlawanan dari satu hari sebelumnya. Namun, belum jauh kita gowes, kita merasakan titik-titik gerimis. Waaahhh ... ga enaklah kalau kita basah. Maka kita putuskan balik ke penginapan.


soothing greenery
di pinggir dermaga
di satu perahu :)
:)
Usai sarapan, sekitar pukul 08.00 aku dan Ranz langsung menuju dermaga di balik RM Bu Ester untuk siap-siap boat ride. Hari ini yang rombongan tanggal 2-5 sudah selesai, maka hanya ada 18 orang yang masuk rombongan kita yang berangkat plus beberapa kru dari wisatakita.com. Kita dibagi dalam dua perahu kecil.


perahu yang satunya
snorkeling
Tujuan pertama adalah spot Gosong dimana kita bisa snorkeling sepuas hati. Perahu tidak mendarat ke pantai mana pun, namun berhenti di lepas pantai. Setelah sekitar satu jam snorkeling disini, kita lanjutkan perjalanan ke Pulau Geliang.


laut nan biru
pantai berpasir putih
Pulau Geliang is ‘just’ another awesome beach di kitaran pulau-pulau kecil di situ. Para wisatawan bermain pasir, berenang, hunting foto, dan lain sebagainya. Rombonganku dapat makan siang di sini. Namun berbeda dengan Pulau Tengah dimana kita makan siang satu hari sebelumnya dimana kita bisa menemukan beberapa penduduk yang berjualan beberapa jenis makanan ringan dan minuman, di Pulau Geliang tidak ada. Aku melihat beberapa rombongan lain – dari agen wisata lain – yang membakar ikan untuk dimakan sama-sama. Rombonganku mendapatkan ikan bakar satu hari sebelumnya, waktu kita makan di Pulau Tengah.

paduan putih dan biru, plus hijau
Dari Pulau Geliang, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Tanjung Gelam: again, another awesome beach! Entah karena kecapekan main melulu di pantai, atau karena siang itu matahari bersinar cukup menyengat, tak banyak dari rombonganku yang bermain di air laut. Kita memilih duduk-duduk di beberapa warung yang ‘tersedia’ di sana untuk berjualan gorengan, mie (instan), minuman dingin, dan panas. Namun tidak ada yang berjualan (es) kelapa muda. Teh panas yang cukup manis menjadi pilihanku untuk sedikit menetralkan mabuk lautku.  Ranz memilih menu mie (instant) goreng untuk menambah mengisi perutnya.

air nan being
Ranz in action :)
these three girls joined my group :)
Tanjung Gelam beach!
Tanjung Gelam beach
tatkala buku dan puisi tak terpisahkan dari hari-hariku
Tanjung Gelam
Dari Tanjung Gelam, kita menuju Pulau Menjangan Kecil, tanpa mendarat di pantainya. Acara: snorkeling. Aku yang sudah mabuk laut sejak snorkeling tadi pagi, tidak turun lagi. (hadeeehhh, sayang ya sebenarnya?) Tapi waku aku bilang ke Ranz ingin berenang-renang saja di sekitar perahu, dengan galak dia bilang, “Ga usah!” wedew!!! LOL. Akhirnya aku mengalah sambil bilang, “Entar pulang ke Semarang aku mau berenang di kolam renang sampai bosan, dan aku ga perlu mengeluh karena airnya asin.” LOL.
otw ke Menjangan Kecil
snorkeling snorkeling :)

Seperti satu hari sebelumnya, sesampai di dermaga di balik RM Bu Ester sekitar pukul 17.30, aku dan Ranz seperti berlari-lari kecil kembali ke penginapan untuk mandi.

Selepas Isya, aku dan Ranz berjalan ke ‘alun-alun’ untuk makan malam. Aku memilih lauk ikan ‘gembung’ sementara Ranz seperti biasa memilih ayam goreng.

Balik ke penginapan sekitar pukul 21.00, seperti biasa, aku langsung teler, sedangkan Ranz sibuk memindah foto-foto dari kamera ke notebooknya, dan upload sebagian ke FB.

(Sebenarnya dia mutung berat kutinggal tidur mulu, but apa boleh buat? Xixixixixi ...) You know what Ranz did? Taking my pictures – while sleeping – using hp and then uploaded one of them to FB. Iseng pooollll. :D Aku temukan foto itu paginya, dengan jejak beberapa jempol di situ, dan langsung kudelete. Wkwkwkwkwk ...

To be continued









Tidak ada komentar:

Posting Komentar